TERASINDO.ID (Boalemo) – Meski pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boalemo masih menunggu kepastian dari pemerintah untuk digelar pada tahun 2022 atau 2024 bersama daerah lainnya, namun peta politik di Kabupaten Boalemo dalam perhelatan pesta demokrasi tersebut diprediksi bakal lebih berwarna. Pasalnya, saat ini telah banyak tokoh yang telah mendeklarasikan dirinya untuk maju bertarung dalam pilkada, baik itu dari independen (non partai), maupun dari kalangan politisi.
Untuk Kabupaten Boalemo sendiri pasangan Petahana yang dikenal dengan pasangan Darwis Moridu-Anas Jusuf (Damai) tinggal setahun lebih memimpin Boalemo, dimana pasangan tersebut sukses melenggang sebagai pemimpin di Boalemo lewat jalur independen pada tahun 2017 silam. Namun saat ini nahkoda sebagai orang nomor satu di Boalemo dipercayakan kepada Anas Jusuf sebagai Plt Bupati Boalemo, menggantikan Darwis Moridu yang tengah tersandung kasus hukum beberapa waktu lalu.
Meski pasangan tersebut lahir dari jalur non partai, namun seperti diketahui, Darwis Moridu memilih bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sementara Anas yang merupakan mantan legislator menara (Kabupaten Gorontalo) itu merupakan politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan saat ini dirinya dipercaya memegang kendali sebagai ketua DPW PAN Provinsi Gorontalo.
Kesempatan inipun dimanfaatkan partai berlambang matahari terbit itu untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang dipusatkan di Kabupaten Boalemo dengan dihadiri oleh seluruh DPD Kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo, digelar pada Sabtu (6/2), di Hotel Putra Tunggal Tilamuta.
Gelaran musda yang yang berlangsung secara virtual itu diikuti oleh daerah lain seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan, dimana dalam agendanya pemilihan calon formatur, yang nantinya akan berembuk untuk menentukan tokoh yang akan direkomendasikan, untuk menjabat sebagai Ketua, Sekertaris, dan Bendahara DPD PAN Boalemo.
“Tadi sudah dibacakan calon-calon Formatur, nanti mekanisme selanjutnya dari calon formatur itu, akan berembuk dan di beri waktu 3 minggu untuk menentukan siapa yang menjadi sekertarisi bendahara dan ketua,” ucap Anas saat diwawancari oleh awak media.
Dari ke-6 calon formatur untuk Kabupaten Boalemo, para kader terbaik menyatakan diri siap untuk bertarung seperti, Rochmat Dai, Ikram Ahmad, Saldi Dau, Fomi Muda, Silvana Saidi, dan Sandris Rena.
Tidak hanya itu, posisi Anas saat ini yang dipercaya menahkodai Kabupaten Boalemo, dan menjadi pimpinan PAN di Provinsi Gorontalo, dimanfaatkannya untuk lebih memperluas jangkauan perolehan suara pada pemilihan Legislatif 2024 mendatang, meski saat ini di Parlemen Boalemo PAN baru bisa memperoleh satu kursi, namun Anas menargetkan untuk bisa memperoleh suara satu fraksi.
“Insya Allah untuk Kabupaten Boalemo kita akan menambah kursi di DPR, dari 1 kursi yah minimal 1 fraksi kita akan targetkan,” ujarnya.(TID)
![]()
