TERASINDO.ID (Boalemo) – Dalam sepekan terakhir Bupati Boalemo Anas Jusuf terus melakukan kunjungan ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Boalemo, guna menjalani prosesi adat mopotilolo serta melakukan dialog dengan masyarakat sekaligus pembinaan kepada para ASN dan aparat desa.
Dalam kunjungannya di Kecamatan Paguyaman Pantai pada Kamis (6/1) Kepala Desa Limbatihu yang akan berakhir jabatannya pada pekan depan, berharap kepada Bupati Boalemo Anas Jusf untuk dapat merealisasikan pembangunan jalan di desanya sebagai jalur akses yang menghubungkan beberapa desa tetangga. Pasalnya pembangunan jalan tersebut tak kunjung terealisasi sejak tahun 2020 lalu.
“Saya sebagai kepala desa limbatihu, tinggal beberapa hari lagi akan berakhir masa jabatan saya, saya hanya satu permintaan saya pak, masyarakat menginginkan jalan desa limbatihu yang kemarin dari tahun 2020 mengalami refocusing anggaran, saya memohon agar pada tahun ini akan direalisasikan,” ujar Kades Limbatihu.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Boalemo Anas Jusuf mengakui bahwa program pembangunan jalan tersebut telah dianggarkan sejak tahun 2020 lalu, namun terhalang oleh refokusing dan realokasi anggaran akibat penanganan Covid-19.
“Memang tahun 2020 kita sudah anggarkan, tetapi kita tau bersama selama dua tahun berturut-turut anggaran kita mengalami refocusing dan realokasi memang cukup besar untuk penanganan covid-19,” terang Anas Jusuf.
Meski demikian, Bupati Boalemo Anas Jusuf menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut telah diprogramkan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo, sebab menurutnya APBD Kabupaten Boalemo, tak cukup untuk membiayai pembangunan jalan tersebut.
“Persoalan jalan ini memang telah diprogramkan oleh pemerintah provinsi, dari buba’a ke limbatihu, sampai di bukit karya. Karena kami sudah menyampaikan bahwa APBD kabupaten itu tidak akan cukup untuk menyelesaikan, jadi ini kita sudah usulkan untuk jadi jalan provinsi,” jelasnya.
Lebih lanjut Anas Jusuf menuturkan, bahwa rencana pengalihan jalan tersebut menjadi jalan provinsi telah dibicarakan langsung bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan telah disetujui.
“Pak gubernur menjanjikan kurang lebih sekian puluh milyar rupiah khusus untuk jalan yang dari buba’a ke bukit karya sampai tembus ke hulawa, termasuk beberapa jalan yang tidak mampu kita biayai itu kita sudah minta ke provinsi, Alhamdulillah pak gubernur setujui,” tutupnya.(TID01)
