Buka Bimtek Anjab, Sherman Jelaskan Beberapa Aspek Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik


TERASINDO.ID (Boalemo) – Mewakili Bupati Boalemo Anas Jusuf, Sekretaris Daerah Sherman Moridu, membuka bimbingan teknis Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab ) dan Analis Beban Kerja (ABK), dilingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi, bertempat di Hotel Best Western the Lagoon Manado, Senin (7/3).

Pembukaan Bimbingan teknis tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Sekretaris Daerah Sherman Moridu, dan Ketua DPRD Karyawan Eka Putra Noho, yang disaksikan Asisten III Rahmat Biya, Kabag Organisasi Agus Dulialo dan Narasumber dari BKN Regional XI Manado Agustina Dorsima Dolonseda dan susana Damopolii.

Pada kegiatan tersebut Sherman menyampaikan, ada beberapa aspek untuk meningkatkan pelayanan publik diantaranya, Kelembagaan, SDM aparatur, serta tatalaksana.

“Perlu dilakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan Pemerintahan, terutama menyangkut aspek kelembagaan (organisasi), sumber daya Manusia aparatur dan ketatalaksanaan serta membangun aparatur negara agar mampu mengemban misi, tugas dan fungsi serta peranannya,” jelas Sherman.

Adapun manfaat yang diperoleh dari Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja adalah untuk dapat mengetahui kebutuhan jabatan dan sumber daya Aparatur secara optimal dan dapat memberikan informasi tentang manajemen ASN.

Dirinya juga menjelaskan bahwa, Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja merupakan serangkaian istilah yang mempunyai pengertian masing-masing yang terkait satu sama lain, Analisis jabatan adalah proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan dan penyusunan data jabatan menjadi informasi jabatan sedangkan analisis Beban Kerja adalah Tehnik manajemen yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja.

Oleh karena itu dirinya berharap melalui Bimtek ini, seluruh peserta kiranya bisa serius mengikuti materinya, agar pada saat penyusunan nanti, dapat sesuai dan dipertanggung jawabkan.

“Saya berharap kepada seluruh peserta bimbingan Teknis dari masing-masing OPD agar serius mengikuti kegiatan ini, sehingga dalam penyusunan Dokumen Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja nanti dapat tersusun sesuai pedoman yang ditetapkan dan bisa dipertanggung jawabkan,” harapnya.(TID02)

Loading