TERASINDO.ID (Boalemo) – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Boalemo menggagas kegiatan yang bertajuk Kemah Bakti Pemuda Lintas Agama tingkat Kabupaten Boalemo, yang berlokasi di Pantai Wisata Bolihutuo, Botumoito yang digelar pada Jumat (23/9) sore.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan perwakilan para pemuda lintas agama dari seluruh kecamatan di Kabupaten Boalemo tersebut, dibuka oleh Sekda Boalemo, Sherman Moridu, serta turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Kepala Kantor Kesbangpol Asni Abubakar Yusuf, dan para unsur dari FKUB Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, Sekda Boalemo menyampaikan harapannya agar para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut, dapat menjadi kader-kader yang nantinya dapat tergabung dalam FKUB di masa mendatang.
“Kami berharap agar para anak muda lintas agama ini benar-benar menjadi kader dari tokoh-tokoh lintas agama yang bergabung dalam FKUB, dan semoga mereka ini menjadi pemberi serta pendukung pembangunan yang ada di Kabupaten Boalemo,” ujar Sekda.
Tidak hanya itu, dirinya juga berharap agar para pemuda lintas agama dari berbagai kecamatan, dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan untuk pembangunan Boalemo kedepan.
“Dengan adanya kemah pemuda lintas agama ini, kita mintakan untuk bisa memberikan pemikiran-pemikiran yang dapat melahirkan konsep-konsep untuk pembangunan di Kabupaten Boalemo,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya juga berpesan agar melalui kegiatan tersebut, para pemuda dapat terus merajut kebersamaan dan menjaga persaudaraan antar sesama di Kabupaten Boalemo.
“Tentunya dengan pelaksanaan perkemahan ini mari kita upayakan bagaimana merajut persaudaraan kita,” ucap Sekda.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Boalemo, Asni Abubakar Yusuf menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Boalemo itu, agar para pemuda yang menjadi peserta, dapat bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya Kesbangpol dalam keutuhan, kerukunan umat beragama, hingga stabilitas daerah.
“Kegiatan seperti baru pertama kali di Kabupaten Boalemo, dengan tujuan dan harapannya adalah seluruh pemuda yang diwakili dari masing-masing kecamatan bisa bersinergi, bisa menjaga keutuhan, bisa menjaga stabilitas daerah dalam forum kerukunan umat beragama,” bebernya.
Lebih jauh Asni mengungkapkan, bahwa setelah dari kegiatan tersebut, para pemuda ini nantinya akan diwadahi dalam satu organisasi yang diberi nama “Pelita” yang berarti Pemuda Lintas Agama, untuk nantinya bisa bersinergi dalam menjaga stabilitas daerah di tingkat kecamatan, serta menjadi informan terkait isu-isu yang terjadi di kecamatan masing-masing baik tentang aliran kepercayaan, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Yang paling penting bagaimana mereka ini bisa bersinergi dengan kami, karena setelah ini mereka akan kami bentuk dalam satu organisasi yang bernama pelita, yang nantinya kami akan minta mereka menjaga stabilitas daerah di tingkat kecamatan, dan memantau serta menginformasikan jika ada isu-isu yang berkembang terutama soal aliran kepercayaan, maupun penyalahgunaan obat-obatan terlarang di masyarakat, itu bisa diinformasikan kepada kami,” jelas Asni.(TID01)
![]()
