TERASINDO.ID (Boalemo) – Persoalan pembayaran TPP bagi para ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang mengalami keterlambatan, akhirnya mendapat tanggapan dari Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan. Hendriwan mengatakan, belum dibayarkannya TPP bagi ASN dikarenakan murni kondisi keuangan daerah yang kurang memungkinkan untuk pembayaran TPP secara utuh.
Menurutnyaa karena anggaran transfer dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tidak lagi sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah untuk pengaturan peruntukannya. Hal inilah yang membuat dana transfer yang dikirimkan oleh pemerintah pusat ke daerah tidak dikirimkan secara keseluruhan.
“nah untuk tahun ini dana transfer dari pusat sebesar 34 miliar, karena sudah ada peruntukannya maka yang di transfer tidak full 34 miliar tetapi hanya 22 miliar” jelas Hendriwan, ungkap Hendriwan ketika diwawancarai awak media pada Jumat (14/6).
Hendriwan juga menepis, jika pembayaran TPP oleh pemerintah ke ASN dikenakan pemotongan 50 persen.
“jadi saya tegaskan, ini bukan pengurangan atau pemotongan 50 persen, dan tetap akan dibayarkan full, hanya saja pembayarannya 1 bulan dulu, karena memang ditransfernya dari pusat baru 22 miliar” tegas Hendriwan.
Namun meskipun begitu, Meneurut Hendriwan pemerintah telah berupaya agar pembayaran hak dari para pegawai tetap ditunaikan oleh pemerintah.
“Alhamdulillah yang pertama kita sudah membayarkan THR untuk seluruh ASN, dan kemudian untuk ADD sampai bulan maret sudah terbayarkan. Jadi penghasilan tetap perangkat desa itu sudah terbayarkan sampai bulan april” tandasnya.(TID01)
