Kampanye di Botumoito, PAHAM Sampaikan Visi Mendunia di Bidang Pariwisata


TERASINDO.ID (Boalemo) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boalemo nomor urut 2, Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali (PAHAM), Kamis (26/9) melaksanakan kampanye blusukan di tujuh titik di Kecamatan Botumoito. Kehadiran pasangan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, yang tampak berbondong-bondong menghadiri setiap lokasi yang dikunjungi.

Dalam orasi politiknya, Rum Pagau menyampaikan visi besarnya untuk mengembalikan kejayaan Kabupaten Boalemo, khususnya di Kecamatan Botumoito, seperti masa awal kepemimpinan pasangan PAHAM di periode 2012-2017 yang selama ini dikenal dengan dua destinasi wisata bertaraf internasional, yaitu Pantai Bolihutuo dan Pulo Cinta. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, pendapatan masyarakat Botumoito akan kembali meningkat melalui pengelolaan yang lebih optimal terhadap kedua objek wisata tersebut.

“Kami akan pastikan Pantai Bolihutuo dan Pulo Cinta menjadi kebanggaan internasional, dengan fasilitas yang lebih baik dan daya tarik yang lebih kuat. Hal ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan ,” ujar Rum dalam orasinya yang disambut tepuk tangan meriah dari para pendukung.

Lebih lanjut, Rum Pagau menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pantai Bolihutuo dan Pulo Cinta sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia menilai potensi dua objek wisata ini belum dimanfaatkan secara maksimal, dan di bawah kepemimpinannya, pengembangan infrastruktur serta promosi wisata akan ditingkatkan.

“Kami akan membangun sarana dan prasarana yang lebih modern dan ramah lingkungan, agar wisatawan merasa nyaman. Selain itu, kami akan bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pihak swasta untuk mempromosikan Pantai Bolihutuo dan Pulo Cinta secara lebih luas. Target kami adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan pemberdayaan masyarakat setempat, baik itu dari para pedagang maupun para pemandu wisata,” tegas Rum Pagau.(TID01)