Puskesmas Dulupi Gelar Penyelidikan Epidemiologi dan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Desa Dulupi untuk Cegah DBD


TERASINDO.ID (Boalemo) – Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang semakin mengancam masyarakat, Puskesmas Dulupi melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan pemberantasan sarang nyamuk di Dusun IV Batu Potong, Desa Dulupi, pada Sabtu, (27/7). Kegiatan ini dilakukan bersama dengan aparat desa dan tokoh masyarakat sebagai bentuk kolaborasi untuk menekan kasus DBD yang mulai muncul di wilayah tersebut.

Tim kesehatan dari Puskesmas Dulupi, bersama warga dan aparat desa, melakukan pembersihan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas) di sekitar pemukiman warga. Selain itu, tim juga memberikan penyuluhan kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor DBD.

Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menyatakan bahwa langkah cepat ini diambil untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan melindungi masyarakat dari ancaman DBD.

“Kami tidak bisa menunggu sampai ada banyak korban. Penyelidikan Epidemiologi ini penting untuk mendeteksi lebih awal keberadaan nyamuk pembawa virus DBD, sekaligus mengedukasi masyarakat agar terus waspada. Kami berharap, dengan keterlibatan semua pihak, baik aparat desa, tokoh masyarakat, maupun warga, kasus DBD di daerah ini dapat ditekan,” ujar Radmin.

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai langkah kunci dalam pencegahan DBD.

“Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di genangan air bersih yang sering tidak kita sadari. Oleh karena itu, masyarakat harus rutin membersihkan lingkungan rumah mereka dan memastikan tidak ada tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.(TID01)