Puskesmas Dulupi Gelar Lokmin Tribulanan II, Ancaman Kesehatan dari Lahan Bekas Tambang Disorot


TERASINDO.ID (Boalemo) – Puskesmas Dulupi kembali menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Tribulanan rutin yang ke-II tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Puskesmas Dulupi dan dihadiri oleh Camat Dulupi Acon Pomontolo, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula.

Lokmin ini menjadi wadah strategis untuk membahas isu-isu kesehatan lintas sektor, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi demi peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Dulupi.

Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

“Tujuan dari Lokmin ini adalah untuk meningkatkan kegiatan lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Kami juga bangga karena untuk program pemerintah yakni CKG, Puskesmas Dulupi berhasil menempati peringkat ke-3 se-Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.

Camat Dulupi, Acon Pomontolo, turut menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak lingkungan pasca penutupan aktivitas pertambangan di Desa Dulupi.

“Banyaknya bekas galian tambang yang kini berubah menjadi kubangan sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab malaria. Saya minta Satgas Malaria segera turun tangan untuk mencegah meluasnya penyakit ini,” tegasnya dalam sambutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, mengapresiasi pelaksanaan Lokmin yang dinilainya sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Masalah pertambangan ini memang sangat mengkhawatirkan. Saya berharap tim kesehatan di Puskesmas Dulupi lebih aktif dalam melakukan tindakan pencegahan dan penanganan kasus-kasus yang timbul akibat dampak lingkungan ini,” tuturnya.(TID01)