Optimisme Wabup Lahmuddin: Sekolah Rakyat Jawaban Kesenjangan Pendidikan


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, mendampingi kunjungan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI yang meninjau langsung pembangunan Rintisan Sekolah Rakyat di Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Jumat (29/8).

Kehadiran tim Kementerian PU ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan lokasi serta menilai progres pembangunan yang saat ini dipusatkan sementara di gedung Balai Diklat Tutulo. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengecekan detail terhadap sarana yang sedang dipersiapkan, termasuk ruang belajar, fasilitas penunjang, hingga rencana penataan lingkungan sekolah.

Wakil Bupati Lahmuddin menilai kunjungan ini membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan.

“Tim tadi melakukan pengecekan progres pembangunan sekolah rintisan, sudah sejauh mana pelaksanaannya. Saya melihat progresnya luar biasa, dan kita berharap kunjungan ini akan semakin memperkuat komitmen agar sekolah rakyat ini bisa segera dimanfaatkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sekolah rakyat tersebut saat ini sudah menyiapkan 85 siswa beserta 13 guru dan seorang kepala sekolah yang akan mengajar pada tiga rombongan belajar, terdiri dari dua rombel tingkat SD dan satu rombel tingkat SMP. Dengan persiapan itu, menurut Lahmuddin, sekolah rakyat tidak hanya hadir sebagai alternatif, tetapi sebagai jawaban nyata atas kebutuhan pendidikan di Boalemo.

Meski sempat muncul stigma bahwa sekolah rakyat identik dengan sekolah bagi masyarakat miskin, Lahmuddin memberikan penegasan.

“Kita harus bersyukur dengan adanya sekolah rakyat ini. Kehadirannya bukan untuk membeda-bedakan, justru membuka akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh pendidikan yang layak. Fasilitas yang disiapkan juga sangat baik, tidak kalah dengan sekolah lainnya,” katanya.

Lahmuddin juga mengingatkan para orang tua agar tidak berkecil hati menyekolahkan anaknya di sekolah rakyat. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat hingga daerah dalam menjawab persoalan ketimpangan akses pendidikan.

“Sekolah rakyat ini adalah bentuk kepedulian pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, yang ingin menghadirkan akses pendidikan merata dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, tanpa memandang status ekonomi. Jadi mari kita sambut dengan optimisme,” tegasnya.

Dengan adanya rintisan sekolah rakyat ini, pemerintah daerah berharap anak-anak Boalemo bisa merasakan pendidikan yang lebih merata dan setara. Kehadiran tim Kementerian PU RI pun menjadi penegasan bahwa pembangunan sekolah ini bukan sekadar wacana, melainkan komitmen nyata yang sedang diwujudkan.(TID01)