Boalemo Perkuat Front Lintas Sektor Atasi Kekerasan Perempuan dan Anak


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali membuka kegiatan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di Grand Amalia Hotel, Tilamuta, Rabu (26/11). Dalam sambutannya, Lahmuddin menegaskan bahwa persoalan kekerasan tidak boleh dipandang sebagai rutinitas laporan tahunan, tetapi sebagai kedaruratan sosial yang menuntut kerja lintas sektor secara cepat dan terukur.

Dalam kesempatan itu, Lahmuddin menyampaikan bahwa tantangan terbesar selama ini bukan hanya jumlah kasus yang terus dilaporkan, tetapi lemahnya koordinasi dan mekanisme rujukan antar lembaga. 

“Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pemulihan korban masih membutuhkan penguatan. Tantangan kapasitas SDM, koordinasi layanan, dan sistem kerja yang belum terintegrasi harus kita jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memastikan setiap layanan bagi korban berada pada kerangka yang berorientasi pada hak dan keselamatan. 

“Setiap proses pelayanan harus aman, cepat, responsif, dan tidak menambah beban psikologis. Ini prinsip dasar, bukan pilihan,” ucapnya. 

Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi bagian dari komitmen daerah untuk mempercepat terwujudnya lingkungan yang aman dan bebas kekerasan bagi perempuan dan anak.

Lahmuddin menutup sambutannya dengan dorongan kuat agar seluruh peserta benar-benar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. 

“Saya ingin memastikan setiap korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan keadilan yang layak. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya satu instansi,”ungkapnya.(TID01)