Dua Penjabat Kepala Desa Dilantik, Bupati Tekankan Pelayanan dan Sinergitas di Desa


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Bupati Boalemo Rum Pagau kembali melantik Penjabat Kepala Desa. Kali ini, Penjabat Kepala Desa Mustika dan Penjabat Kepala Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, dilantik di ruang Vicon Kantor Bupati, Selasa, (21/7).

Pelantikan tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Nurdin Baderan, Asisten III Haris Pilomonu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Syarifuddin Lamusu, serta Camat Paguyaman Suwandi Pagau.

Dalam arahannya, Bupati Rum Pagau menjelaskan bahwa Desa Mustika belum memiliki kepala desa definitif setelah proses pemilihan sebelumnya mengalami persoalan yang berujung pada polemik politik. Kondisi tersebut menyebabkan jabatan kepala desa harus diisi melalui penunjukan penjabat.

Sementara untuk Desa Saripi, Bupati menyebut terdapat persoalan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan sehingga jabatan kepala desa kembali harus diisi oleh penjabat.

Rum Pagau berharap Penjabat Kepala Desa yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik serta membangun sinergitas antara pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Sinergitas di desa itu perlu dibina antara BPD dan kepala desa. Khusus staf, kepala dusun, kaur-kaur agar dapat diberikan wejangan dan motivasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rum.

Menurutnya, kepala desa menjadi tumpuan pelaksanaan berbagai program pemerintah, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Karena itu, kepala desa dituntut memiliki kondisi fisik dan mental yang baik dalam menjalankan tugas serta menghadapi berbagai karakter masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar setiap program yang masuk ke desa dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat.

“Kepala desa sangat membutuhkan kesehatan prima, karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan tentunya berbagai karakter masyarakat yang akan dihadapi,” katanya.

Rum berharap kedua Penjabat Kepala Desa yang dilantik dapat menjaga kepercayaan yang diberikan, memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat desa dan BPD, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalau ada program-program yang masuk ke desa, harus melibatkan tokoh-tokoh masyarakat,” tuturnya.(TID01)