TERASINDO.ID (GORONTALO) — Kursi Ketua PSSI Provinsi Gorontalo kembali menjadi tujuan Lahmuddin Hambali. Petahana itu resmi menyatakan diri maju untuk kembali memimpin organisasi sepak bola di daerah tersebut untuk periode 2026–2030.
Langkah Lahmuddin ditandai dengan penyerahan berkas pencalonan kepada Ketua Komite Pemilihan Kongres PSSI Gorontalo, Djafar Latip Kilo, Senin (14/9). Berkas tersebut diserahkan langsung Lahmuddin sebagai bagian dari tahapan pencalonan menuju kongres pemilihan Ketua PSSI Provinsi Gorontalo.
Di hadapan panitia pemilihan, Lahmuddin menyampaikan harapannya agar proses yang akan dijalani mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola di Gorontalo.
“Mohon doa dari pecinta sepak bola di Provinsi Gorontalo untuk melaksanakan tugas ke depan apabila dipercayakan oleh voters untuk menjadi Ketua PSSI Gorontalo untuk periode empat tahun akan datang,” ujar Lahmuddin.
Keinginan untuk melanjutkan kepemimpinan, menurut Lahmuddin, tidak semata-mata berkaitan dengan posisi ketua. Ada pekerjaan yang lebih besar yang harus dilakukan, terutama menyikapi perubahan dalam tata kelola dan perkembangan sepak bola nasional.
“Dengan berubah kondisi persepakbolaan secara nasional, dan harus kita mengikuti jejak-jejak pelaksanaan kegiatan sepak bola secara utuh, maka perlu ada kerja sama semua pihak untuk mengembangkan sepak bola di Gorontalo, agar lebih maju dan meningkat agar kembali menjadi perhatian di tingkat nasional,” katanya.
Ia menilai sepak bola Gorontalo membutuhkan kerja bersama, mulai dari pembinaan, kompetisi, hingga pengembangan pemain muda. Menurutnya, fondasi sepak bola daerah harus dibangun dari bawah dengan memberi ruang yang lebih besar bagi talenta-talenta muda untuk berkembang.
“Perlu kita kembangkan bibit-bibit muda yang akan datang,” ucapnya.
Lahmuddin menegaskan, pembinaan pemain usia muda harus menjadi salah satu perhatian utama ke depan. Bukan sekadar mencari pemain untuk memenuhi kebutuhan kompetisi, tetapi membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan agar pesepak bola muda Gorontalo memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkompetisi, dan pada akhirnya mampu membawa nama daerah ke level nasional.
Di sisi lain, Ketua Komite Pemilihan Kongres PSSI Gorontalo, Djafar Latip Kilo, mengatakan berkas yang telah diserahkan Lahmuddin selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi.
“Selanjutnya akan dilakukan verifikasi berkas calon, dan apabila terdapat kekurangan dari berkas ini akan diberi waktu penyampaian perbaikan untuk dilengkapi,” jelas Djafar.
Hingga Senin (14/9), Djafar menyebut baru Lahmuddin Hambali yang secara resmi menyerahkan berkas pencalonan Ketua PSSI Provinsi Gorontalo.
“Sampai hari ini baru Pak Lahmuddin yang telah mendaftar,” katanya.
Dengan masuknya nama Lahmuddin sebagai pendaftar pertama, persaingan menuju kursi Ketua PSSI Gorontalo periode 2026–2030 mulai memasuki babak baru. Namun, sebelum pertarungan di antara para kandidat benar-benar berlangsung, seluruh calon masih harus melewati tahapan verifikasi sesuai mekanisme kongres.
Bagi Lahmuddin, pencalonan kali ini menjadi kesempatan untuk kembali menawarkan gagasan dan arah pembinaan sepak bola Gorontalo kepada para pemilik suara. Ujungnya tetap berada di tangan voters yang akan menentukan siapa yang dipercaya membawa sepak bola Gorontalo untuk empat tahun ke depan.(TID01)
