TERASINDO.ID (Boalemo) – Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan tower telekomunikasi di Desa Batu Keramat, Kecamatan Paguyaman, sebagai salah satu lokasi dari 14 titik lokasi yang menjadi daerah blank spot atau belum tersentuh akses jaringan telekomunikasi.
Bertempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (13/12), Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf didampingi Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Ulkia Kiu melalukan penandatanganan pinjam pakai lahan sebagai tindak lanjut dari pembangunan tower tersebut.
“Khusus untuk kabupaten boalemo seperti kita ketahui kita mendapatkan 14 titik, hari ini secara resmi atas nama pemerintah daerah, melakukan penandatanganan pinjam pakai lahan yang digunakan untuk lokasi pendirian tower,” ungkap Plt Bupati saat dikonfirmasi melalui sambungan panggilan video.
Menurut Plt Bupati Boalemo, dengan telah dilaksanakannya penandatanganan perjanjian pinjam pakai lahan tersebut menandakan telah resmi dimulainya pembangunan tower telekomunikasi untuk masyarakat tersebut.
“Ini menandakan bahwa secara resmi, kementerian Kominfo memberikan 14 titik tadi untuk segera dilaksanakan pembangunan tower yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di 14 titik tersebut,” jelasnya.
Sementara itu untuk tahun 2022 mendatang pemerintah Kabupaten Boalemo bersama DPRD telah sepakat mengakomodir pembangunan sejumlah 10 titik tower telekomunikasi dengan menggunakan APBD.
“Untuk rencana 2022, kami telah bersepakat dengan DPRD untuk memberikan ataupun mengakomodir melalui APBD itu sejumlah 10 titik. Memang kebutuhan kita kan 24 titik sebagaimana pengajuan kita ke kementerian kominfo. Karena diakomodir di APBN 14 titik, maka yang 10 titik kami alokasikan melalui APBD,” terang Anas.
Masih menurut Plt Bupati, Kedepan diharapkan untuk daerah blank spot di Boalemo dapat segera teratisi dengan hadirnya bantuan tower telekomunikasi tersebut.
“Dengan demikian untuk boalemo yang blank spot insya allah tahun 2022 akan terpenuhi untuk daerah-daerah yang sangat sulit akses jaringannya,” tutupnya.(TID01)
![]()
