TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Boalemo menggelar pemaparan sentralisasi layanan akses internet yang akan digunakan di Kabupaten Boalemo yang menghadirkan tiga provider yakni PT Telkom, PT Infotek Global Network, dan PT Gomeds Network, yang berlangsung Jumat (7/1) pagi.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Boalemo Ulkia Kiu dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pada program sentralisasi jaringan tahun 2022 ini, pihaknya menitik beratkan pada dua hal, yakni kualitas jaringan yang akan digunakan di setiap OPD dan penanganan blank spot di beberapa desa di Kabupaten Boalemo.
“Kami sampaikan disini ada dua substansi yang kami minta disampaikan dalam bentuk pemaparan, yaitu tentang sentralisasi jaringan untuk seluruh OPD, dan penanganan blank spot di daerah atau desa-desa tertentu,” ungkap Ulkia.
Sementara itu, Bupati Boalemo Anas Jusuf saat membuka kegiatan tersebut berharap kepada provider yang nantinya ditunjuk untuk melaksanakan program tersebut, agar benar-benar memberikan pelayanan maksimal.
“Dengan adanya kebutuhan internet ini maka pemerintah daerah mengharapkan yang insya allah ditunjuk sebagai pelaksana, benar-benar bisa memberikan pelayanan maksimal tentu dengan harga terjangkau dengan kualitas yang baik,” ujar Anas Jusuf.
Tidak hanya itu, perkembangan teknologi saat ini yang kian pesat, Bupati Anas Jusuf mengingatkan agar secara bijak menggunakan teknologi tersebut untuk hal yang positif.
“Mari kita gunakan internet ini untuk edukasi kepada masyarakat, dengan adanya media ini kita gunakan untuk saling menjalin silaturahmi, menjalin kekompakan diantara kita, jangan digunakan untuk media provokasi,” jelas Anas Jusuf.
Lebih lanjut Bupati Anas Jusuf menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kominfo yang menyampaikan pemaparan secara terbuka, agar para OPD selaku pengguna layanan tersebut dapat memberikan masukan untuk jalannya program tersebut.
“Kami pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada kominfo yang menyampaikan pemaparan secara terbuka, sehingga para user nanti bisa memberikan masukan, karena pada intinya kadis kominfo hanya memberikan infrastrukturnya tetapi user yang menentukan,” tutupnya.(TID01)
![]()
