TERASINDO.ID (Boalemo) – Sejak dipercaya menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati Boalemo menggantikan Darwis Moridu yang tersandung kasus hukum belum lama ini, Anas Jusuf terus melakukan pembenahan dilingkungan pemerintah Kabupaten Boalemo, mulai dari penataan struktur pegawai, hingga penegakan disiplin bagi para ASN dan tenaga honorer.
Yang terbaru, Anas bakal memberikan sanksi bagi para tenaga honorer yang tidak hadir tanpa keterangan akan dilakukan pemotongan gaji. Bahkan dirinya menegaskan honorer terancam dipecat jika tidak masuk kantor selama lima hari berturut-turut.
“Mulai hari ini diberlakukan jika lima hari tidak hadir berturut-turut, untuk honorer akan dicoret, satu hari tidak hadir tanpa keterangan, itu akan dipotong (gaji-red) lima puluh ribu,” tegas Anas saat melakukan sidak di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Selasa (19/1) pagi.
Tidak hanya itu, dirinya meminta agar absensi dari para tenaga honorer dapat dilaporkan secara rutin padanya, untuk mengukur kedisiplinan dari para honorer tersebut.
“Untuk honorer, mulai hari ini saya minta absennya dilaporkan kepada saya. Nanti kalau tidak diakomodir teriak-teriak lagi diluar, tapi begitu diakomodir begini modelnya,” kata Anas Jusuf.
Dalam kesempatan tersebut, saat melakukan sidak sejak pagi, Plt Bupati Anas Jusuf mengaku kecewa, sebab dari 21 orang ASN yang ada di Kantor tersebut, baru 9 orang yang hadir, sementara untuk tenaga honorer, dari 19 orang, baru dihadiri 12 orang.
Untuk itu dirinya berharap kedepan kedisiplinan haris terus ditingkatkan, bagi seluruh ASN dan tenaga honorer dilingkungan pemerintah Kabupaten Boalemo.
“Bagaimana kita mau mengabdikan diri kepada daerah, kalau masuk jam kerja saja kita kedodoran seperti ini,” tutupnya.(TID01)
![]()
