TERASINDO.ID (Boalemo) – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Boalemo, kali ini menimpa rumah milik salah seorang warga Desa Pangi, Kecamatan Dulupi pada Sabtu (23/1) dini hari sekitar pukul 03.30 wita, yang lagi-lagi disebabkan korsleting listrik.
Dari penuturan warga setempat, kejadian bermula pada pukul 23.00 wita, saat itu Citra Abdullah (36) selaku pemilik rumah bersama ke-4 anaknya berniat pergi ke rumah orang tuanya yang hanya berjarak 250 meter dari tempat tinggalnya. Kondisi rumah ditinggalkan dengan keadaan listrik yang menyala.
Namun nahas pada pukul 03.30 wita seorang warga yang hendak menuju ke Kecamatan Dulupi dari Kecamatan Tilamuta melihat rumah citra yang tengah dilalap api. Warga tersebut sontak berteriak dan meminta bantuan warga sekitar.
Atas kejadian tersebut, Plt Bupati Boalemo langsung turun ke lokasi untuk mengecek kondisi rumah serta keadaan para korban sembari memberikan bantuan kepada korban berupa sembako dan kebutuhan harian lainnya.
Ironisnya menurut penuturan Citra, kondisi listrik di rumahnya sudah beberapa kali dilaporkan kepada petugas PLN namun tak mendapat tindakan yang berarti.
“Ini listrik sudah dilaporkan ke kantor PLN, pernah juga ada petugas PLN yang melakukan perbaikan di dekat sini saya sudah lapor, tapi kata mereka ini (aliran listrik-red) di rumah saya tidak apa-apa,” beber Korban.
Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Boalemo memberi peringatan kepada pihak PLN untuk sesegera mungkin menanggapi setiap adanya keluhan warga, mengingat beberapa waktu belakangan di Kabupaten Boalemo kerap kali terjadi kebakaran rumah yang diakibatkan masalah korsleting listrik.
“Kita memberi peringatan kepada PLN kalau sudah ada aduan warga harus segera ditindak lanjuti, kalau seperti ini yang jadi korban adalah masyarakat,” tegas Plt Bupati.
Tidak hanya itu, dalam waktu dekat pihaknya juga berencana mengundang pihak PLN untuk melakukan pertemuan membahas terkait beberapa persoalan kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik yang sering terjadi di Kabupaten Boalemo.
“Saya akan mengundang pihak PLN untuk melakukan rapat kerja,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi meningkatnya peristiwa kebakaran yang terjadi akibat korsleting listrik, Plt Bupati Boalemo mengimbau kepada semua pihak untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat terkait penggunaan listrik yang benar, agar tidak menimbulkan musibah kebakarakan.
“Saya juga mengharapkan kepada semua pihak baik pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, termasuk TNI-Polri untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan dalam menggunakan instalasi listrik,” jelasnya.
Sementara itu, saat ditemui awak terasindo.id, Yanto selaku petugas PLN Tilamuta yang melaksanakan piket menjelaskan dirinya belum bisa memastikan terkait keterangan korban, sebab dirinya tidak mengetahui kepada siapa korban melaporkan keluhannya tersebut.
“Saya belum bisa memastikan terkait keterangan pelanggan tersebut, sebab saya tidak mengetahui siapa petugas PLN yang ditemui pelanggan saat melaporkan persoalan instalasi listrik di rumahnya,” kata Yanto.
Lebih jauh Yanto menuturkan, petugas PLN selalu siap merespon keluhan pelanggan.
“Kalau laporan masuk ke kantor, walaupun hanya persoalan peteng (fiting-red) kami dari petugas PLN akan kunjungi, kalaupun kami tak bisa kunjungi tapi kami akan pandu untuk penyelesaiannya dan nanti kita akan cek lagi,” tutupnya.(TID01)
![]()
