TERASINDO.ID (Nasional) – CronaVac atau vaksin untuk menangkal Covid-19 kini telah tiba di Indonesia, dan telah disalurkan ke seluruh daerah. Namun permasalahan yang tengah hangat diperbincangkan dikalangan masyarakat, terkait efek samping bagi tubuh saat vaksin tersebut disuntikan.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa ada sederet kemungkinan efek samping yang akan dirasakan ketika vaksin tersebut disuntikan, seperti pegal, hingga demam. Hal ini disampaikan Menkes pengganti dr. Terawan tersebut, dalam rapat koordinasi Kesiapan Vaksinasi COVID-19 dan Kesiapan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021 di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
“Arahan dari Bapak Presiden, karena kemungkinan akan ada sedikit dampak, misalnya pegal sedikit, demam sedikit, jadi dalam satu Puskesmas, misalnya ada empat perawat, jangan sampai di hari yang sama kita vaksin semua,” terang Menkes.
Untuk itu, efek dari vaksinasi tersebut menurut Menkes merupakan hal penting yang harus diwaspadai. Bahkan dirinya meminta agar para Tenaga Kesehatan (Nakes) tidak disuntik vaksin dalam satu waktu yang bersamaan.
Dikutip dari detik.com reaksi yang mungkin terjadi setelah vaksinasi COVID-19 hampir sama dengan vaksin yang lain, di antaranya:
1. Reaksi lokal, seperti nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan, dan reaksi lokal lain yang berat, misalnya, selulitis.
2. Reaksi sistemik, seperti demam, nyeri otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), badan lemas, dan sakit kepala.
3. Reaksi lain, seperti reaksi alergi,misalnya, urtikaria, reaksi anafilaksis, dan syncope (pingsan).(TID01)
![]()
