Wabup Lahmuddin Resmikan Sekolah Lansia “Selaberta” di Tapadaa: Ilmu Tak Mengenal Usia


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, meresmikan sekaligus meluncurkan Sekolah Lansia “Selaberta” yang digagas Dinas Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Jumat (29/8).

Launching sekolah lansia itu dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandayu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo, Kepala DPPKBP3A Boalemo Agus Dulialo, Camat Botumoito, Pimpinan OPD terkait, serta para lansia yang antusias mengikuti program ini.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmuddin menegaskan bahwa Desa Tapadaa kini menjadi pionir pendidikan untuk warga lanjut usia. Menurutnya, menuntut ilmu tidak mengenal batas waktu.

“Tapadaa sudah memberikan contoh terbaik, bahwa mencari ilmu itu tidak ada batas waktu. Bahkan dalam agama disebutkan, menuntut ilmu itu hingga ke liang lahat,” ujar Lahmuddin.

Ia berharap, kehadiran sekolah lansia mampu melahirkan generasi tua yang tetap tangguh, produktif, dan mandiri.

“Saya juga memberikan apresiasi pada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Harapan saya, program ini tidak berhenti di seremoni saja, tapi berlanjut ke seluruh desa agar semua lansia di Boalemo bisa berdaya dan mendapatkan informasi yang bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandayu, menyebut Sekolah Lansia “Selaberta” sebagai wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat usia lanjut.

“Lansia adalah aset bangsa yang harus kita jaga, rawat, dan berdayakan. Kami berharap sekolah ini menjadi contoh yang menginspirasi desa lain. Usia senja bukan akhir aktivitas, melainkan masa untuk tetap berdaya, memberi teladan, dan bahagia bersama keluarga,” kata Diano.

Kegiatan ini disambut hangat oleh peserta yang hadir. Kehadiran Sekolah Lansia “Selaberta” menjadi langkah awal Boalemo dalam mencetak lansia berdaya, sehat, dan tetap produktif di usia senja.(TID01)