Dinas Pertanian Bersama PT Dosmi Doha Sosialisasikan Tentang Pupuk Organik


TERASINDO.ID (Boalemo) – Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf menghadiri sosialisasi pengolahan pupuk organik, yang dihadiri Kadis Pertanian Roslina Karim, PT Dosmi Doha, camat Wonosari Lukman Amu, Camat Paguyaman Irwan Mantu, Kepala-kepala desa dan pengurus Bumdes. bertempat di BPP pertanian Kecamatan Wonosari, selasa (20/4).

Dalam kesempatanya Anas menyampaikan apresisai kepada PT. Dosmi Doha yang telah mensosialisasikan pengolahan pupuk organik kepada masyarakat petani dan pengelola Bumdes yang ada di Kecamatan Wonosari, yang mempunyai tujuan baik untuk pertanian kedepanya.

“Tentunya PT. Dosmi Doha ini memiliki misi tersendiri untuk keberlangsungan kehidupan pertanian, khususnya di Kabupaten Boalemo, kenapa para pakar penggiat pertanian ini lebih mengarahkan peningkatan kesuburan tanah melalui pemakaian pupuk organik,” ucapnya.

Dirinya pun mengingatkan kepada para petani agar tetap berhati-hati menggunakan pupuk non organik, yang notabennya pupuk tersebut pempunyai zat kimia yang bisa saja berdamapak negatif terhadap tanah olahan.

“Bapak-bapak mungkin lebih tahu, bahan kimia pupuk non organik, dimana pupuk bahan kimia ini, memang memiliki dosis tertentu yang dapat menyuburkan tanah, tetapi lama-lama dipakai bukan lagi menyuburkan tanah, bisa-bisa menjadi racun bagi tanah,” ungkapnya.

Oleh karena itu dirinya mengajak kepada para petani agar menggunakan pupuk organik, karena menurutnya dengan pupuk organik tersebut tanah kita akan subur kembali, dan juga pupuk organik ini, tersedia di alam yang berasal dari kotoran hewan sapi.

Dirinya berharap dengan digelarnya sosialisasi ini, bisa menjadi ilmu untuk seluruh petani yang berada di Kabupaten Boalemo, serta bisa bermanfaat bagi kelangsungan dan perkembangan pertanian kedepan.

“Semoga dengan sosialisasi ini, kita dapat memperoleh ilmu yang dapat bermanfaat untuk pengolahan pupuk organik. saya berharap kepada peserta sosialisasi agar benar-benar mencermati materi yang di berikan oleh pemateri,” harapnya.(TID02)

QR Code

Loading