Puskesmas Dulupi Imbau Warga Cegah Cacingan, Jaga Kesehatan Anak Sejak Dini


TERASINDO.ID (Boalemo) – UPTD Puskesmas Dulupi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman cacingan yang masih tinggi di Indonesia, khususnya di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai.

Berdasarkan data WHO, ratusan juta anak sekolah di seluruh dunia terserang cacingan, dan kondisi ini berpotensi menghambat tumbuh kembang serta prestasi belajar anak. Gejala umum yang kerap muncul meliputi perut buncit meski badan kurus, nafsu makan menurun, mudah lelah, sakit perut, hingga rasa gatal di sekitar anus. Jika dibiarkan, anak bisa mengalami kekurangan gizi, anemia, hingga kesulitan berkonsentrasi di sekolah.

Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menegaskan pentingnya langkah pencegahan sejak dini.

“Cacingan bukan sekadar masalah kesehatan ringan, tetapi dapat berdampak panjang terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, kami mengimbau orang tua untuk rutin menjaga kebersihan anak dengan mencuci tangan menggunakan sabun, memotong kuku secara teratur, selalu menggunakan alas kaki, dan memastikan makanan yang dikonsumsi bersih serta matang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali.

“Upaya sederhana ini sangat efektif untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman cacingan. Kesehatan mereka adalah investasi masa depan bangsa,” pungkas Radmin.(TID01)