TERASINDO.ID (Dulupi) – UPTD Puskesmas Dulupi bersama tim program terintegrasi menggelar Penyelidikan Epidemiologi (PE) di Dusun Sambati, Desa Dulupi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti laporan adanya kasus penyakit menular yang muncul di wilayah tersebut. Tim kesehatan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan, wawancara, pemeriksaan fisik, hingga pengambilan sampel guna memastikan sumber penularan sekaligus mencegah penyebaran lebih luas. Penyelidikan ini berlangsung pada Selasa, (9/9) dengan melibatkan tenaga surveilans, program penyakit menular, dan promosi kesehatan.
Selain kegiatan teknis, tim juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Warga Dusun Sambati terlihat antusias, tidak hanya mengikuti pemeriksaan tetapi juga aktif memberikan informasi kepada petugas kesehatan. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk deteksi dini sekaligus membangun kesadaran kolektif agar masyarakat lebih tanggap menghadapi potensi ancaman penyakit menular.
Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menegaskan bahwa penyelidikan epidemiologi menjadi salah satu cara paling efektif dalam merespons kasus di masyarakat.
“Kami selalu berupaya hadir secepat mungkin ketika ada laporan kasus. Penyelidikan ini penting untuk memastikan kondisi di lapangan, sehingga penanganan bisa dilakukan tepat sasaran dan masyarakat mendapatkan kepastian terkait situasi kesehatan mereka,” ujarnya.
Radmin menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Puskesmas Dulupi dalam memperkuat kerja lintas program. Menurutnya, keberhasilan pengendalian penyakit tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Dengan melaporkan kasus lebih awal, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjalankan perilaku hidup sehat, maka risiko penularan bisa ditekan sedini mungkin,” tambahnya.(TID01)
