TERASINDO.ID (Boalemo) – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali memimpin apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Boalemo, Senin (20/4). Apel tersebut diikuti para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, ASN, dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Dalam arahannya, Lahmuddin Hambali menegaskan bahwa Korpri memiliki peran strategis sebagai penggerak birokrasi dalam mendukung program pembangunan daerah. Menurutnya, ASN dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era digital yang menuntut pelayanan publik semakin cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.
“Korpri adalah organisasi Aparatur Sipil Negara yang menjadi penggerak kekuatan birokrasi dalam pembangunan. Bersama Korpri, kita harus mampu mewujudkan harapan masyarakat menuju Boalemo yang produktif dan berdaya saing,” ujar Lahmuddin.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja, tata kelola pemerintahan, dan proses bisnis birokrasi agar lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, ASN harus menjadi garda terdepan dalam mengawal perubahan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Lahmuddin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama di bidang transformasi digital dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Digital wilayah Manado, Sulawesi Utara.
Dari kerja sama tersebut, Kabupaten Boalemo memperoleh dukungan pelaksanaan pelatihan berbasis digital yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang. Program tersebut akan diberikan secara gratis kepada ASN, guru, maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Alhamdulillah, hasil dari kerja sama ini Boalemo mendapatkan bantuan pelatihan berbasis digital yang akan dilaksanakan pada bulan Mei. Pelatihan ini tidak hanya diperuntukkan bagi ASN, tetapi juga guru dan pelaku UMKM agar memiliki kompetensi digital yang lebih baik,” jelasnya.
Menurut Lahmuddin, peserta yang mengikuti pelatihan nantinya akan memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dapat menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap percepatan transformasi digital dapat menjangkau lebih banyak sektor, mulai dari pelayanan pemerintahan hingga pengembangan ekonomi masyarakat, sehingga mampu mendukung terwujudnya daerah yang lebih maju, modern, dan kompetitif.
