TERASINDO.ID (Dulupi) – UPTD Puskesmas Dulupi menggelar pertemuan lintas sektor triwulanan pertama di aula puskesmas pada Selasa (21/4). Forum ini dimanfaatkan untuk memaparkan arah program prioritas sekaligus menggalang komitmen bersama antar pemangku kepentingan di wilayah kerja.
Kepala UPTD Puskesmas Dulupi memaparkan sejumlah fokus utama yang membutuhkan dukungan lintas sektor, di antaranya peningkatan capaian penemuan kasus TBC dan penguatan Desa Siaga TBC, optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis, serta peningkatan capaian pemeriksaan IVA dan deteksi dini kanker payudara. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada dukungan terhadap ibu hamil, percepatan penurunan stunting, hingga penanganan persoalan tambang yang berdampak pada kesehatan lingkungan seperti risiko malaria.
Tak kalah penting, pengawasan terhadap remaja turut menjadi perhatian, terutama dalam upaya pencegahan perilaku berisiko dan peningkatan kesadaran kesehatan sejak dini. Seluruh isu tersebut dibahas secara terbuka dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga sektor terkait lainnya.
Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, drg. Fatimah, menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan lintas sektor. Ia menyebut, berbagai tantangan di lapangan membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak agar intervensi yang dilakukan bisa lebih efektif. “Kami mendorong komitmen bersama agar setiap program yang dijalankan tidak hanya berhenti di puskesmas, tetapi benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran dan partisipasi seluruh pihak dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun menjadi kunci dalam memperluas dampak pelayanan kesehatan. “Terima kasih kepada seluruh lintas sektor yang telah hadir dan berkomitmen. Tujuan kita sama, menghadirkan pelayanan kesehatan yang saling terhubung dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambah drg. Fatimah.(TID01)
