Anas Buka Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Tingkat Dasar


TERASINDO.ID (Boalemo) – Plt.Bupati Boalemo Anas Jusuf menyampaikan bahwa persoalan Setiap pelaksanaan Pemilu yakni money politik serta integritas Penyelenggara, hal ini disampaikannya saat, Pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tingkat Dasar, bertempat di Hotel Grand Amalia Desa Modelomo, Jum’at (1/10).

“Setiap penyelenggaraan Pemilihan umum yang dilaksanakan 5 tahun sekali, tentu banyak dinamika yang terjadi, Sehingga dalam proses penyelenggaraan Pemilu, hanya 2 persoalan yang dihadapi yaitu Money Politik dan integritas penyelenggara, termasuk netralitas ASN yang memang di dominasi oleh kepala desa,” ucap Anas.

Menurut pengamatanya ada banyak gagasan-gagasan yang dilahirkan oleh pihak Bawaslu disetiap penyelenggaraan Pemilu, hanya saja para peserta pemilu pun juga memiliki strategi.

“Namun, saya mengamati bawaslu ini setiap periode melahirkan gagasan dan konsep, bagaimana supaya proses pengawasan bisa menekan angka pelanggaran, Kami juga mengamati bahwa banyak metode dan banyak strategi yang dilakukan Bawaslu, tetapi peserta pemilu juga memiliki strategi yang baru,” ungkapnya.

Hal tersebut pun tidak bisa pungkiri bahwa disitu ada yang memberi dan ada yang menerima, akan tetapi peserta berusaha untuk meningkatkan kualitas Pemilu.

Oleh karena itu dengan adanya kegiatan proses pelaksanaan Pendidikan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dengan harapan akan terciptanya kolaborasi aktif dan semakin massif gerakan-gerakan pengawasan partisipatif dan semangat kesukarelawanan dalam setiap basis masyarakat, untuk terus mengawal dan mewujudkan proses demokrasi yang berintegritas,” harapnya

Kegiatan tersebut di hadiri anggota Bawaslu Republik Indonesia Dr.Ratna Dewi Petalolo, Ketau DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho,Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin Umar, Ketua KPU Kabupaten Boalemo Asrad Jibu dan Ketua-ketua Bawaslu Kabupaten/Kota.(TID02)

Loading