TERASIDNO.ID (Boalemo) – Untuk menindaklanjuti hasil Pemeriksaan BPK-RI perwakilan Provinsi Gorontalo terkait aset daerah, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf didampingi Kepala BKAD Kabupaten Boalemo Musafir Bempah, melakukan pertemuan dengan jajaran Inspektorat dalam pemanfaatan aset Daerah, bertempat di Aula Inspektorat Kabupaten Boalemo, Senin (17/5/).
Pada kesempatan itu Anas menyampaikan bahwa pertemuan ini dilakukan, karena sebagaimana hasil dari pemeriksaan BPK-RI masih banyak aset Pemerintah daerah yang tidak terdaftar, Ia Berharap untuk setiap
OPD agar segera menelusuri asetnya masing-masing.
“Sehingga itu, diharapkan kepada inspektorat agar menelusuri aset-aset yang tidak terdaftar dimasing-masing OPD yang menjadi temuan BPK-RI Perwakilan Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Disamping itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Ia juga mengimbau kepada Inspektorat agar terus melakukan audit di setiap OPD sehingga kesalahan dalam administrasi bisa terkontrol.
“Inspektorat ini adalah garda terdepan di dalam memprotek terjadinya hal-hal yang diluar prosedur Kedepan inspektorat harus melakukan audit dimasing-masing OPD, karena audit sangat dibutuhkan dalam rangka memperbaiki kesalahan-kasalahan administrasi,” tambahnya.
Disamping itu dirinya pun mengingatkan, terkait tidak adanya pengauditan anggaran yang selama ini dianggap normal, sehingga menjadi temuan, seperti barang dan jasa serta dana Bos dan biaya lainya.
“Kalau anggaran tidak diaudit, maka menjadi temuan, yang terjadi sekarang ini, seperti misalnya barang dan jasa karena tidak pernah diaudit, kita anggap bahwa ini berjalan dengan normal, padahal itu salah, begitu pula dengan dana Bos dan biaya-biaya lainnya,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dirinya berharap agar inspektorat benar-benar berperan maksimal didalam melakukan audit dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Daerah.(TID02)
![]()
