Atasi Peningakatan Kasus penyakit DBD, Puskesmas Dulupi Adakan Penyelidikan Epidemiologi di Dusun 3 Sambati Desa Dulupi


TERASINDO.ID (Boalemo) – Demi mengatasi peningkatan kasus penyakit  Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi, Puskesmas Dulupi turun langsung ke masyarakat guna melakukan  penyelidikan epidemiologi terkait salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk yang berlangsung di Dusun Sambati Desa Dulupi, pada Kamis, (2/5).

Tim medis dari puskesmas dulupi bergerak cepat, guna melakukan upaya pencegahan untuk menanggulangi penyebaran penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini. Langkah proaktif ini merupakan respon cepat atas lonjakan kasus DBD yang cukup tinggi di wilayah tersebut.

Tercatat ada 22 kasus DBD yang tersebar di wilayah kerja puskesmas Dulupi, dan Dusun Sambati merupakan dusun dengan kasus tertinggi yaitu 5 kasus positif DBD.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, SKM  menegaskan keseriusannya dalam mengatasi penyakit DBD yang dapat mengancam nyawa tersebut.

“Kami sangat serius dalam mengatasi penyakit DBD yang mengkhawatirkan ini. Penyelidikan epidemiologi yang kami lakukan adalah langkah tegas dalam upaya untuk melindungi  masyarakat kami dari bahaya penyakit ini.” Tegasnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengharapkan peran aktif dari masyarakat untuk sama-sama memerangi penyakit berbahaya ini, dengan cara menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat dengan senantiasa melakukan 3 M Plus.

“Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam memberantas sarang nyamuk DBD. Kami mengajak semua warga untuk bekerja sama dengan Puskesmas Dulupi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ini. Bersama-sama, kita dapat memberantas penyakit ini dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.” Tutupnya.(TID01)