Bawaslu Boalemo Gelar Sosialisasi Tatap Muka Bersama Tokoh Agama


TERASINDO.ID (Boalemo) – Jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Boalemo, Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Rampi mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus menjalin kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, dalam rangka pengawasan seluruh proses tahapan pelaksanaan pilkada, termasuk dengan para tokoh agama di Kabupaten Boalemo.

Hal tersebut disampaikan Ronald, pada saat pelaksanaan Sosialisasi pengawasan pemilihan secara tatap muka dengan para tokoh agama dan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang berlangsung di Aula MAN Tilamuta, Jumat (23/8).

“Penting bagi kami untuk bagaimana membangun kemitraan, membangun kerja sama dengan setiap komponen masyarakat, salah satunya adalah tokoh-tokoh agama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ronald mengungkapkan, peran tokoh agama dalam momentum Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boalemo Tahun 2024 sangat strategis. Dimana, tokoh agama berperan untuk mewujudkan Pilkada yang aman dan sejuk.

“Tokoh agama berperan sebagai garda terdepan meredam dan meretas issu-issue politik SARA dan politik identitas,” kata Ronald.

Dalam kesempatan tersebut pula, Ronald menyampaikan bahwa saat ini pihak KPU telah mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) kepada masyarakat. Untuk itu dirinya berharap peran serta dari para tokoh agama, untuk dapat sama-sama menyampaikan kepada masyarakat untuk dapat mencermati DPS  yang ada, dan memberikan sanggahan terhadap DPS tersebut, untuk nanti disampaikan kepada KPU.

“KPU sudah mengumumkan DPS yang terpampang di tempat-tempat umum. Melalui kesempatan ini, kami mohon peran bapak ibu sekalian, untuk menyampaikan kepada masyarakat untuk kiranya memperhatikan dan memberikan tanggapan bila mana dalam DPS itu ada yang perlu kita sanggah, perlu kita koreksi tolong sampaikan kepada kami sebagai masukan ke KPU,” jelasnya.

Masih menurut Ronald, pelibatan seluruh elemen masyarakat saat ini, tak lain adalah untuk memastikan masyarakat yang nantinya akan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), merupakan masyarakat yang benar-benar telah memenuhi syarat sebagai pemilih pada pilkada mendatang.

“Kami bawaslu ingin memastikan bahwa DPT yang nanti akan ditetapkan, itu adalah orang-orang yang memang memenuhi syarat untuk menjadi pemilih,” ujarnya.(TID01)