Bertemu Deputi Kemenpar RI, Wabup Lahmuddin Sampaikan Permohonan Pengembangan Wisata Bolihutuo dan Budaya di Boalemo


TERASINDO.ID (Gorontalo) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, melaksanakan silaturahmi dengan Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, di Kota Gorontalo, Minggu (24/8). Pertemuan tersebut dimanfaatkan orang nomor dua di Boalemo itu untuk membicarakan langsung peluang dukungan pusat terhadap pengembangan pariwisata dan kebudayaan daerah. Lahmuddin hadir bersama sejumlah kepala OPD, di antaranya Kadisparpora Boalemo Fatlina Podungge, Kadis PUPR Supandra Nur, serta Kepala DPPKBP3A Agus Dulialo.

Dalam kesempatan itu, Lahmuddin menyampaikan harapan agar Kementerian Pariwisata dapat memberikan dukungan anggaran bagi pembangunan sarana dan prasarana di destinasi wisata Pantai Bolihutuo. Ia menilai, sebagai ikon wisata unggulan, Bolihutuo perlu mendapat perhatian lebih agar mampu bersaing dengan destinasi lain di Gorontalo maupun di tingkat nasional.

“Kami berharap Kementerian Pariwisata dapat membantu dalam hal penguatan infrastruktur di kawasan Bolihutuo. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, destinasi ini bisa semakin berkembang dan memberi dampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ucap Lahmuddin.

Selain sektor wisata, Lahmuddin juga menyoroti potensi kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Boalemo. Ia menekankan bahwa daerah tersebut dikenal luas dengan keragaman etnis yang hidup berdampingan, mulai dari Jawa, Bajo, Minahasa, hingga Bali. Menurutnya, pluralitas itu adalah kekayaan yang patut dirawat dan dikembangkan.

“Keragaman budaya ini adalah kekayaan yang harus dirawat dan ditonjolkan. Kami berharap ada program pengembangan kebudayaan dari Kementerian agar identitas Boalemo yang plural bisa terus hidup, sekaligus menjadi daya tarik tambahan bagi pariwisata,” tambahnya.

Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk menyampaikan langsung kebutuhan daerah ke tingkat pusat. Lahmuddin menilai, tanpa dukungan Kemenpar, pengembangan sektor wisata dan budaya di Boalemo akan berjalan lambat. Karena itu, ia berharap komunikasi yang terjalin dapat berlanjut dengan langkah konkret dalam waktu dekat.(TID01)