TERASINDO.ID (BOALEMO) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo melaksanakan Entry Meeting Evaluasi Kemudahan Perizinan Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Boalemo di ruang Vicon Kantor Bupati, Senin, (20/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Boalemo Rum Pagau, Sekretaris Daerah Nurdin Baderan, serta pimpinan OPD terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rum Pagau menyampaikan bahwa Kabupaten Boalemo membutuhkan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo membuka kesempatan bagi para investor untuk berusaha dan menanamkan modal di daerah.
Menurutnya, sejak pertama kali menjabat sebagai Bupati Boalemo pada 2012, sejumlah investasi besar telah masuk ke daerah, di antaranya sektor kelapa sawit dan pariwisata.
“Kabupaten Boalemo terbuka bagi siapapun yang berinvestasi dan ingin berusaha di Kabupaten Boalemo,” ujar Rum.
Ia menjelaskan, investasi di sektor pariwisata sebelumnya cukup sulit masuk ke daerah. Namun, pemerintah daerah berupaya memberikan kemudahan agar investor tertarik mengembangkan usaha di Boalemo.
Rum juga menyinggung perkembangan Pulau Cinta yang menurutnya pernah menjadi salah satu ikon pariwisata yang membuat nama Boalemo dikenal luas. Namun, saat ini aktivitas di kawasan tersebut mengalami penurunan.
“Alhamdulillah Pulau Cinta itu bisa terkenal dan Boalemo terkenal karena Pulau Cinta. Tetapi sekarang ini Pulau Cinta sudah mati suri,” katanya.
Di sektor perkebunan, investasi kelapa sawit disebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Pemerintah daerah juga telah memperoleh manfaat melalui mekanisme bagi hasil.
Selain sektor perkebunan dan pariwisata, Bupati menyebut pertambangan emas sebagai salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan. Menurutnya, saat ini terdapat 10 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah disetujui Kementerian ESDM dan perlu ditindaklanjuti melalui perizinan pertambangan rakyat (IPR).
“Kami menunggu para pengusaha, baik itu perorangan maupun koperasi untuk melakukan investasi di bidang pertambangan, khususnya emas, karena sudah 10 WPR yang disetujui oleh Kementerian ESDM,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap evaluasi kemudahan perizinan yang dilakukan BPKP dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih baik, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.(TID01)
