TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mengikuti tahapan verifikasi lapangan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di Hotel Grand Amalia Tilamuta, Kamis (19/6).
Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Pemenuhan Kebutuhan Anak, Fatahillah, dalam sambutannya secara virtual, menyampaikan bahwa verifikasi ini merupakan kelanjutan dari evaluasi mandiri yang telah dilakukan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo. Ia berharap proses verifikasi hybrid ini berjalan lancar dan dapat memberikan hasil terbaik bagi daerah.
“Ini tindak lanjut dari evaluasi sebelumnya, yang mana Kabupaten Boalemo telah melaksanakan evaluasi mandiri. Kami berharap verifikasi lapangan ini berjalan lancar dan mudah-mudahan apa yang diharapkan Boalemo bisa terwujud,” ungkap Fatahillah.
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, juga turut memberikan sambutan secara daring. Ia menegaskan bahwa persoalan terkait perempuan dan anak masih menjadi tantangan bersama, terutama di wilayah-wilayah terpencil. Namun, menurutnya, berbagai upaya lintas sektor telah menunjukkan hasil yang positif.
“Kami di Kabupaten Boalemo masih sering menghadapi persoalan terhadap perempuan dan anak, terutama di desa-desa terpencil. Tapi berkat gerak cepat dari semua pihak, alhamdulillah banyak yang bisa kita atasi,” ujar Lahmudin.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem yang ramah anak. Salah satu bentuk nyatanya adalah mendorong kegiatan pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
“Sejak awal kami dilantik, saya dan Pak Bupati berkomitmen menjadikan Boalemo sebagai Kabupaten Layak Anak. Bahkan kami sudah instruksikan agar setiap sekolah sebelum memulai pembelajaran, para guru dan murid melakukan sholawat. Untuk siswa beragama lain, disesuaikan dengan keyakinan masing-masing,” tuturnya.
Di sela kegiatan, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Agus Dulialo, menyampaikan bahwa upaya menuju Kabupaten Layak Anak tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Ia menilai, kolaborasi semua elemen menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami terus berupaya membangun sinergi lintas sektor, mulai dari tingkat desa, sekolah, hingga lembaga masyarakat. Semua langkah ini bertujuan untuk mewujudkan hak-hak anak secara menyeluruh di Kabupaten Boalemo,” jelas Agus.(TID01)
