Boalemo Perkuat Perlindungan Anak, Darul Madinah Wonosari Ditetapkan sebagai Pesantren Layak Anak


TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Ketua Komisi Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPAI), Gus Ari Adi Laksono, terkait pengembangan Pondok Pesantren Darul Madinah Wonosari sebagai Pesantren Layak Anak, Selasa (28/4).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Darul Madinah tersebut turut disaksikan perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Staf Ahli Gubernur Gorontalo serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo, Robert Pauweni, mengatakan bahwa perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk lembaga pendidikan.

“Penandatanganan MoU ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam mencegah kekerasan terhadap anak di satuan pendidikan. Kami berharap seluruh elemen dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Robert.

Menurutnya, kehadiran Pesantren Layak Anak di Boalemo diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menghormati hak-hak anak. Dengan demikian, anak-anak dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa rasa takut terhadap tindakan kekerasan maupun diskriminasi.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mewujudkan predikat Kabupaten Layak Anak. Berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan, Boalemo berharap dapat melahirkan generasi yang terlindungi, berdaya saing, serta tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial secara optimal.