TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan bimbingan teknis proktor Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk jenjang SD dan SMP.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Penjabat Sekretaris Daerah Supandra Nur, bertempat di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Rabu (23/8).
Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah Supandra Nur menjelaskan, tingkat kemiskinan masyarakat boalemo yang tinggi, salah satunya dipengaruhi oleh factor pendidikan yang rendah.
“Faktor yang menyebabkan tingkat kemiskinan masyarakat yang sangat tinggi adalah rendahnya pendidikan. Karena rendahnya pendidikan dapat menyebabkan tingginya kemiskinan.Sehingga itu, dalam kepemimpinan Pak Sherman Moridu,sebagai penjabat Bupati Boalemo, yang menjadi perhatian utama adalah dunia pendidikan,” ujar Sekda Boalemo.
Dirinya menjelaskan, separuh dari total penduduk Kabupaten Boalemo, berada di garis kemiskinan. Salah satu dampaknya adalah dari faktor pendidikan, dimana 76 persen masyarakat tidak lulus SMP.
“Presentase kemiskinan kita, tertinggi di provinsi Gorontalo, perlu diketahui bahwa kemiskinan makro kita berada di angka 18 persen, tetapi kemiskinan mikro lebih detail lagi, jauh dari kemiskinan makro. Separuh masyarakat Kabupaten Boalemo ada digaris kemiskinan. Oleh sebab itu, kalau kita hubungkan dengan indeks lama sekolah tahun 2022 berada diangka 76 persen, artinya rata-rata lama pendidikan masyarakat kita 76 persen tidak lulus SMP,” jelasnya.(TID01)
