TERASINDO.ID (Boalemo) – Bupati Boalemo, Rum Pagau, mendorong percepatan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh desa. Ia menekankan bahwa program yang digagas Baznas Kabupaten Boalemo ini bukan hanya formalitas, tetapi harus benar-benar dijalankan hingga memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Di hadapan para kepala desa dalam kegiatan Pembentukan UPZ Desa se-Kabupaten Boalemo di Hotel Grand Amalia Tilamuta, Selasa (14/10), Rum Pagau mengingatkan pentingnya kesadaran bersama dalam menunaikan zakat.
“Semua yang kita dapatkan itu bukan seratus persen milik kita. Apakah itu gaji, Apakah itu penghasilan dari kebun, Itu masih ada sebagian milik orang lain, yaitu para fakir, yang dititipkan melalui tangan kita,” tegasnya.
Menurutnya, zakat harus menjadi gerakan bersama agar ketenangan dan keberkahan hidup terasa sampai ke tingkat desa.
“Makanya itu yang dikeluarkan, 2,5% itu minimal. Nah, kalau itu dikeluarkan, insya Allah, desa itu akan adem, segala sesuatunya akan berjalan dengan baik. Allah akan memudahkan, termasuk program-program yang masuk di desa,” lanjut Rum Pagau.
Ia juga meminta camat untuk ikut mengambil peran dalam mempercepat pembentukan UPZ, bahkan menggandeng pelaku usaha agar ikut menyumbang meskipun dengan cara sederhana.
“Nah, ini harapan saya, dibantu oleh para camat supaya ini cepat terealisasi di seluruh desa. Dan saya berharap, bukan saja di desa tetapi para pengusaha juga diajak,” tambahnya.
Tak hanya itu, Rum Pagau mengusulkan agar di warung-warung kecil dipasang kotak amal sebagai wadah sedekah harian masyarakat.
“Bagi para pengusaha, yang punya warung, taruh saja celengan di situ. Semua yang tidak keberatan menyisihkan uang seribu perak, dua ribu, yang seikhlasnya, taruh saja di situ. Nanti akan ada petugas yang mengumpulkan dari desa.” Tutupnya.(TID01)
