Bupati Rum Pagau Dorong Persatuan dan Pembangunan lewat Pemanfaatan Videotron


TERASINDO.ID (Boalemo) – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menghadiri launching pemanfaatan videotron di simpang empat Desa Hungayonaa, Tilamuta, Jumat (15/8). Dalam kesempatan itu, Rum Pagau menegaskan bahwa pembangunan videotron tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Videotron ini dikelola oleh BUMD dan penyedia videotron, tidak ada uang pemerintah di situ, tidak ada APBD di situ, hanya kewajiban pemerintah untuk menambah daya listrik. Tetapi untuk pembangunan dan pengadaan videotron, semuanya tidak menggunakan APBD sama sekali,” jelas Rum Pagau.

Ia juga menanggapi berbagai kritik yang muncul selama enam bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.

“Di enam bulan pemerintahan kami ini, berbagai kritikan kami dapat. Ada yang sifatnya sinis, ada yang menghujat. Tetapi semua itu saya anggap adalah vitamin saya, untuk menambah energi kami berdua untuk memperbaiki Boalemo,” ujarnya.

Terkait kontroversi videotron yang ramai diperbincangkan, Rum Pagau menekankan bahwa tujuan utama pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Gonjang-ganjing videotron ini saya banyak melihat di media, tetapi saya tidak terlalu pusing, karena di benak saya, hanya memikirkan bagaimana rakyat Boalemo bisa sejahtera, dan pendapatannya bisa lebih tinggi dari daerah lain,” katanya.

Bupati juga berharap kehadiran videotron tidak hanya sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai sumber pendapatan baru bagi daerah.

“Videotron ini selain sebagai media informasi untuk masyarakat, juga menjadi harapan saya agar dapat menghasilkan uang melalui periklanan untuk masuk ke kantong daerah,” tutur Rum Pagau.

Di hadapan masyarakat, ia mengajak seluruh pihak untuk menyingkirkan perbedaan dan bersatu membangun Boalemo.

“Mulai malam hari ini, kita harus bersama, bersatu untuk mewujudkan Boalemo lebih baik ke depan. Kalau daerah ini adem, maka investor banyak yang masuk. Kalau daerah ini ribut, tidak ada investor yang akan masuk,” tegasnya.

Rum Pagau juga meminta masyarakat memprioritaskan pembangunan daripada politik.

“Mulai malam ini, kita harus bicara pembangunan, singkirkan dulu bicara politik. Kalau bicara soal pertanian, infrastruktur, silakan datang ke saya. Kalau bicara politik, mohon maaf saya tidak punya waktu,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, ia menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik.

“Apabila ada yang kurang, tolong disampaikan, tegurlah kami, karena kami berdua ini masih manusia yang tidak pernah luput dari khilaf dan salah,” kata Rum Pagau.(TID01)