Bupati Rum Pagau Tegaskan Komitmen Boalemo Berantas Malaria dan Prioritaskan Keselamatan Pasien


TERASINDO.ID (Boalemo) – Bupati Boalemo, Rum Pagau, secara resmi membuka Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Penanggulangan Malaria Kabupaten Boalemo yang digelar di Aula Dinas Kesehatan pada Jumat, (7/3). Forum ini dihadiri oleh Tim Kerja Kementerian Kesehatan RI, Forkopimda, para pimpinan OPD terkait, serta seluruh camat se-Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam upaya pengendalian dan pencegahan malaria. Ia menyebut pembentukan Forum Nasional Gerakan Berantas Kembali Malaria oleh Kementerian Kesehatan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Penanggulangan malaria di Boalemo telah menunjukkan kemajuan. Kita telah menjalani beberapa tahapan, mulai dari akselerasi untuk menurunkan kasus di wilayah endemis tinggi, intensifikasi di wilayah endemis sedang, pembebasan di wilayah endemis rendah, hingga tahap pemeliharaan bagi daerah yang telah bersertifikat,” jelasnya.

Bupati juga memaparkan data kasus malaria di Kabupaten Boalemo selama tiga tahun terakhir. Pada 2023 tercatat 514 kasus, menurun menjadi 485 kasus pada 2024, dan hingga Maret 2025 tercatat 154 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Penurunan ini menunjukkan progres, namun masih perlu kerja keras. Saya minta seluruh OPD terkait benar-benar serius menangani malaria. Ini bukan penyakit yang bisa dianggap remeh jika tidak ditangani dengan tepat, malaria bisa menyebabkan kematian,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Bupati Rum Pagau juga menyoroti pentingnya pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien. Ia dengan tegas menginstruksikan para direktur rumah sakit dan kepala puskesmas untuk tidak mendahulukan urusan administrasi seperti BPJS atau KTP saat menangani pasien.

“Selamatkan dulu pasien, jangan tanya BPJS atau KTP. Kalau saya temukan ada petugas yang masih seperti itu, akan saya pecat. Keselamatan pasien lebih penting daripada administrasi,” tegas Bupati dengan nada serius.(TID01)