TERASINDO.ID (Boalemo) – Puskesmas Dulupi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan anak dan remaja di wilayah kerjanya. Sejak akhir Juli hingga Agustus 2025, program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) berhasil dilaksanakan di 15 sekolah, yang terdiri dari 9 SD, 5 SMP, dan 1 SMA.
Program ini tidak sekadar pemeriksaan rutin, tetapi juga upaya serius untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan yang kerap muncul di kalangan pelajar. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi status gizi, tekanan darah, kesehatan gigi, mata, telinga, skrining penyakit seperti diabetes, tuberkulosis, hingga talasemia. Selain itu, edukasi tentang kesehatan reproduksi, kebiasaan merokok, serta pentingnya aktivitas fisik juga diberikan kepada para siswa sesuai jenjang usia mereka.
Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari investasi kesehatan jangka panjang.
“Kesehatan anak sekolah adalah kunci masa depan. Kalau mereka tumbuh sehat, mereka bisa belajar dengan lebih baik dan meraih prestasi. Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan sejak dini tidak ada masalah kesehatan yang terlewatkan,” ungkapnya.
Yang menarik, di beberapa sekolah dasar kegiatan ini juga dirangkai dengan sikat gigi massal. Anak-anak terlihat antusias ketika diajak mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar bersama petugas puskesmas. Tidak hanya sekadar menggosok gigi, siswa juga diajarkan pentingnya menjaga kesehatan mulut agar terhindar dari penyakit yang bisa mengganggu aktivitas belajar.
Radmin menambahkan, melalui program ini, diharapkan para siswa dan remaja di Kecamatan Dulupi dapat terbiasa menjalani pola hidup sehat sejak dini.
“Kami ingin membiasakan anak-anak untuk hidup sehat sejak dini. Edukasi yang diberikan, mulai dari kebersihan gigi hingga pencegahan penyakit, adalah bekal penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan sehat,” jelasnya.(TID01)
