TERASINDO.ID (Boalemo) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalemo Anas Jusuf didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boalemo Sherman Moridu, meresmikan Rumah Singgah Damai, yang berlokasi di Desa Limbato, Kecamatan Tilamuta, pada Selasa (9/3) sore. Keberadaan rumah singgah yang digagas Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Boalemo tersebut, diperuntukkan bagi masyarakat Penyandang Maslah Kesejahteraan Sosial (PMKS) diantaranya seperti anak balita terlantar, anak jalanan, korban tindak kekerasan, hingga gelandangan.
Tidak hanya meresmikan rumah singgah tersebut. Plt Bupati Boalemo juga telah mengukuhkan kelompok pengurus yang nantinya akan memberikan bimbingan pada para warga PMKS yang nanti akan ditempatkan di rumah singgah tersebut.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Boalemo mengatakan bahwa program yang digagas Dinas Sosial tersebut merupakan program strategis, untuk dapat memperhatikan masyarakat yang tergolong sebagai PMKS.
“Ini merupakan program yang sangat penting, sangat strategis bagi pemerintah, karena diakui ditengah masyarakat kita, yang namanya penyandang masalah sosial itu pasti ada, dan kalau kita tidak adakan rumah singgah, bisa saja mereka jadi tidak terkontrol,” ungkapnya.
Lanjut, dirinya mengatakan dengan adanya rumah singgah di Kabupaten Boalemo, para penyandang masalah sosial bisa mendapatkan tempat yang layak serta perlakuan yang semestinya dari para pengurus rumah singgah.
“Dengan adanya rumah singgah ini, para penyandang masalah sosial tadi bisa kita rawat disini, karena persoalan penyandang masalah sosial ini berbagai penyebabnya, mungkin ada masalah ekonomi, masalah keluarga, disini kita siapkan bimbingan-bimbingan sosial, bimbingan psikologi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Boalemo Fadlina Podungge mengatakan, bahwa para penyandang masalah sosial yang dapat ditempatkan di rumah singgah, bukan hanya untuk warga Kabupaten Boalemo, tetapi masyarakat luar yang terlantar di Kabupaten Boalemo, juga bisa mendapatkan pelayanan yang sama.
“Jadi rumah singgah ini bukan hanya untuk masyarakat kabupaten boalemo, tapi ada juga masyarakat yang dari luar terdampar atau terlantar disini, itu juga bisa kita urus, jadi kesetiakawanan sosialnya bukan hanya untuk boalemo, tapi juga secara menyeluruh,” tutupnya.(TID01)
![]()
