TERASINDO.ID (Boalemo) – Data statistik angka kemiskinan, jumlah penduduk maupun data lainnya yang dirilis pemerintah pusat kerap kali terjadi perbedaan, hal tersebut disebabkan bedanya metode penghitungan yang dilakukan berbeda antar tiap instansi. Hal tersebut juga kerap terjadi di Kabupaten Boalemo, terkait perbedaan angka dan data yang dihasilkan.
Hal tersebut juga diamini oleh Bupati Boalemo Anas Jusuf yang mengatakan bahwa data yang dirilis oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansi vertikal di Kabupaten Boalemo, kerap kali terjadi perbedaan.
Hal tersebut diungkapkan Anas Jusuf pada kegiatan Sosialisasi Aplikasi E-Data Sektor (E-Dekor) dan sistem manajemen keamanan informasi perangkat daerah Kabupaten Boalemo tahun 2022 yang merupakan inovasi dari Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Boalemo.
“Kami berharap agar sosialisasi ini bisa diikuti dengan baik. Selama ini memang kita belum memiliki angka yang satu bisa kita pegang, kadang kala angka kemiskinan yang dirilis oleh OPD maupun instansi vertikal terdapat perbedaan.” Ungkapnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Citra Ayu Tilamuta, pada Kamis (31/3) yang diikuti oleh para Sekertaris dan operator di tiap OPD, serta turut dihadiri Ketua DPRD Boalemo Karyawan Ekaputra Noho, serta Kadis Kominfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf tersebut, Bupati Anas Jusuf mendukung program yang digagas Kominfo Kabupaten Boalemo, terlebih berkaitan dengan terwujudnya program Nasional, yakni Indonesia Satu data, serta sistem keamanan informasi.
“Kami mengapresiasi kegiatan hari ini karena kaitannya dengan menuju indonesia satu data, dan juga sistem keamanan informasi, kami senantiasa mendukung kegiatan kominfo ini, meskipun di satu sisi anggarannya kurang memadai,” ujarnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Boalemo tersebut juga sangat mengapresiasi kerja keras dari Dinas Kominfo yang telah melahirkan inovasi E-Dekor, meski dengan anggaran yang minim.
“Pada intinya inovasi yang digagas oleh teman-teman, kami siap mem back-up dan tentu ini sangat bermanfaat dalam rangka kita meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Walaupun ditengah minimnya anggaran, kerja keras dari teman-teman bisa membuahkan hasil,” kata Anas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Boalemo, Ulkia Kiu dalam kesempatan tersebut mengatakan, tujuan diadakannya sosialisasi tersebut selain menyediakan data yang akurat, juga terselenggaranya pelayanan E-Goverment.
“Maksud dan tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah sebagai upaya untuk menyediakan data yang akurat untuk mendukung pelaksanaan sistem satu data indonesia di Kabupaten Boalemo, juga untuk terselenggaranya pelayanan E-Goverment, dengan pengamanan data dan informasi di Kabupaten Boalemo,” tutupnya.(TID01)
