Hadapi Audit BPK, Pemkab Boalemo Bidik Pertahankan WTP


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menerima kunjungan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memulai audit lapangan terhadap pengelolaan keuangan daerah, Selasa (3/2). Sebanyak sepuluh auditor turun langsung untuk memeriksa transparansi dan akuntabilitas APBD.

Lahmuddin menegaskan, audit tersebut bukan tekanan, melainkan momentum evaluasi untuk memastikan tata kelola keuangan berjalan sesuai aturan. Ia menyebut proses pemeriksaan sebagai cermin integritas pemerintah daerah.

Ia menghadiri agenda itu bersama Plt Sekda Sherman Moridu, Kepala BPKPD Andres Adjie, Inspektur Daerah Toska Muda, Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula, Kepala Dinas Kominfo Roni Taningo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahman Sarman. Kehadiran para pimpinan OPD menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menyajikan data yang akurat dan terbuka selama proses audit.

Di hadapan tim BPK, Lahmuddin mengakui tantangan tahun ini semakin kompleks. Regulasi dan standar akuntansi pemerintahan yang terus diperbarui menuntut ketelitian lebih tinggi dari setiap perangkat daerah.

“Kami sadar mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian lebih sulit daripada meraihnya. Standar BPK terus meningkat, dan itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ujar Lahmuddin.

Ia menekankan bahwa audit bukan sekadar upaya mengejar predikat, melainkan pembuktian bahwa setiap rupiah uang rakyat dikelola secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara hukum maupun moral.

Pemkab Boalemo menargetkan hasil audit kali ini kembali memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjaga reputasi daerah dalam pengelolaan keuangan negara.(TID01)