TERASINDO.ID (MANADO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo memutuskan mengambil langkah tegas usai Bank Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) tidak menempatkan satu pun perwakilan dari Provinsi Gorontalo dalam jajaran komisaris.
Keputusan ini muncul setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank SulutGo yang digelar di Manado, Rabu (9/4).
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyatakan kekecewaannya secara terbuka. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menarik seluruh dana milik Pemerintah Kabupaten Boalemo dari Bank SulutGo sebagai bentuk protes.
“Kami sudah menyampaikan masukan agar komisaris tetap mengakomodasi perwakilan Gorontalo, tapi justru mereka mengeluarkan wakil Gorontalo dari jajaran komisaris,” tegas Rum Pagau usai menghadiri RUPS-LB.
Ia menyebut, keputusan tersebut mencederai prinsip kebersamaan yang selama ini menjadi dasar kerja sama antara Gorontalo dan Sulawesi Utara dalam membesarkan Bank SulutGo.
“Kami sebagai pemegang saham punya hak untuk mengevaluasi hubungan ini. Saya akan perintahkan OPD untuk menarik dana dari Bank SulutGo. Ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak,” lanjutnya.
Rum Pagau juga mengingatkan bahwa Gorontalo bukan hanya pemegang saham, tetapi juga pendiri Bank SulutGo bersama Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.
Selain itu, Kabupaten Boalemo merupakan pemegang saham terbesar kelima di bank tersebut.(TID01)
