Inovasi “Peri Cantik” Antar Puskesmas Dulupi Raih Terbaik III Inovasi Daerah Boalemo 2025


TERASINDO.ID (Boalemo) – Puskesmas Dulupi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Melalui inovasi bertajuk “Peri Cantik” (Pendampingan Dokter Gigi Cegah Stunting), UPTD Puskesmas Dulupi berhasil meraih penghargaan Terbaik III Inovasi Daerah Kabupaten Boalemo Tahun 2025. Inovasi yang digagas oleh drg. Fatimah, dokter gigi di Puskesmas Dulupi, ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pendekatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkelanjutan.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, pada pelaksanaan Apel Korpri yang digelar di Alun-alun Tilamuta, Jumat (17/10). Inovasi “Peri Cantik” dinilai unggul karena berhasil memadukan kegiatan edukatif di dalam dan luar gedung.

Tak hanya melayani pasien di fasilitas kesehatan, tim Puskesmas Dulupi juga aktif memberikan penyuluhan cara merawat gigi yang baik melalui kelas ibu hamil, kegiatan penyuluhan terpadu di masyarakat, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah dan desa.

Selain itu, program Peri Cantik juga memanfaatkan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut. Edukasi tersebut disebarluaskan melalui media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram dengan akun @sikatgigimu, yang secara rutin membagikan konten edukatif dan tips menjaga kesehatan gigi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boalemo yang telah memberikan ruang dan kepercayaan kepada kami untuk terus berinovasi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan lintas program yang solid di Puskesmas Dulupi.

“Peri Cantik adalah hasil kolaborasi semua tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Dulupi. Setiap program ikut berkontribusi, mulai dari pelayanan gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga promosi kesehatan,” jelas Radmin.

Lebih lanjut, Radmin berharap inovasi “Peri Cantik” dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi puskesmas lainnya di Boalemo.

“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai sahabat kesehatan yang aktif mendampingi. Karena mencegah jauh lebih bermakna daripada mengobati,” tutupnya dengan optimis.(TID01)