TERASINDO.ID (Boalemo) – Setelah resmi dilantik secara kenegaraan sebagai Bupati Boalemo, Anas Jusuf bersama istri Lisna Mohi yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Boalemo, menjalani prosesi adat Molo’opu oleh para pemangku adat yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Boalemo, Sabtu (1/1) siang, yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan OPD, para pemangku adat Boalemo dan daerah lainnya di Provinsi Gorontalo.
Rangkaian prosesi adat tersebut dimulai sejak pagi hari, diawali dengan proses adat Mopotolungo tehadap mantan Bupati Boalemo Darwis Moridu yang diantarkan kembali ke kediaman pribadinya di Desa Kota Raja, Kecamatan Dulupi.
Usai mengikuti rangkaian prosesi adat tersebut, Bupati Boalemo Anas Jusuf mengaku haru dan kagum atas petuah yang disampaikan oleh para pemangku adat, yang merupakan nasihat yang wajib ditaati oleh para pemimpin di Gorontalo.
“Petuah yang disampaikan sangat dalam sekali, jangan tinggi hati, jangan sombong, jangan mendzolimi orang, ini semua termaktub dalam petuah yang disampaikan oleh pemangku adat. Artinya apa yang disampaikan ini sangat bermakna yang mewajibkan kita sebagai pimpinan daerah harus mentaati apa yang disampikan,” ungkap Anas Jusuf.
Lebih lanjut menurut Bupati Boalemo yang akan memimpin selama lima bulan kedepan hingga akhir masa jabatan pada 2022 mendatang, Anas memohon dukungan dari semua pihak demi keberlangsungan roda pemerintahan Kabupaten Boalemo kedepannya.
“Atas nama pribadi dan pemerintah kami mohon dukungannya untuk lima bulan kedepan, dan Alhamdulillah selama ini sudah diwujudkan solidaritas oleh semua pihak, dan insya allah dalam lima bulan kedepan kekompakan ini tetap akan kita lanjutkan dan ditingkatkan.(TID01)
![]()
