Kemiskinan Jadi Sorotan, Rum Pagau Minta Aparatur Introspeksi dan Bergerak Nyata


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui rapat koordinasi kemiskinan tingkat kabupaten yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di ruang rapat Bappeda, Rabu (6/5).

Rapat tersebut dibuka Bupati Boalemo Rum Pagau dan dihadiri Kepala Bappeda Boalemo Srijun Tasman Dangkua, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Boalemo Muhammad Syaiful, pimpinan OPD, serta para camat se-Kabupaten Boalemo.

Dalam arahannya, Rum menilai kemiskinan masih menjadi persoalan besar yang harus ditangani secara serius oleh pemerintah daerah. Ia menyebut Boalemo masih termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi di Provinsi Gorontalo, sementara Gorontalo sendiri masih menghadapi persoalan kemiskinan secara nasional.

Karena itu, Rum meminta seluruh jajaran pemerintah daerah tidak hanya berbicara tentang program, tetapi juga memperbaiki kedisiplinan dan keseriusan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, target mengurangi kemiskinan akan sulit dicapai jika aparatur yang menjalankan program justru tidak menunjukkan kedisiplinan.

“Upaya pemerintah ini dengan berbagai macam cara untuk menurunkan kemiskinan, tetapi yang melakukan ini kita semua. Bagaimana cara kita menurunkan kemiskinan sementara kita sendiri tidak disiplin? Diundang jam 9, satu pun camat tidak ada yang hadir. Bagaimana kita bisa menurunkan kemiskinan?” tegas Rum.

Ia meminta seluruh aparatur melakukan introspeksi terhadap kinerja masing-masing. Rum menilai keberhasilan program pengentasan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau banyaknya program, tetapi juga oleh kesungguhan aparatur dalam menjalankannya.

“Oleh karena itu, mari kita introspeksi diri. Sudah sejauh mana yang kita lakukan dalam tugas untuk mencapai masyarakat yang sejahtera. Apa pun program yang kita jalankan, tetapi dengan cara kita begini, mustahil dapat terwujud,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program produktif yang diarahkan agar masyarakat memiliki sumber pendapatan berkelanjutan. Salah satunya melalui pengembangan tanaman tahunan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Selain perkebunan, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan peternakan sapi bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

“Selain tanaman tahunan yang kami berikan kepada masyarakat, kita juga akan mengembangkan ternak sapi untuk masyarakat. Beginilah cara saya untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Boalemo,” tutur Rum.

Pemerintah daerah berharap program tersebut tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan yang terus berkembang dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat Boalemo.(TID01)