TERASINDO.ID (Boalemo) – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Sedunia yang jatuh setiap tanggal 3 Desember, Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menyampaikan imbauan penting terkait kesehatan yang berhubungan dengan penyandang disabilitas.
Dalam pernyataannya, Radmin menekankan pentingnya kesetaraan akses layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang inklusif harus menjadi prioritas, sehingga tidak ada individu yang tertinggal dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Hari Disabilitas Sedunia mengingatkan kita semua bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Kami di Puskesmas Dulupi berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang ramah disabilitas, baik dari segi fasilitas, tenaga kesehatan, maupun pendekatan yang digunakan,” ujar Radmin Kamumu.
Beliau juga menambahkan bahwa salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh penyandang disabilitas adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan khusus mereka. Oleh karena itu, Radmin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung penyandang disabilitas.
“Kesehatan bagi penyandang disabilitas bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga tentang pencegahan, rehabilitasi, dan pendampingan yang tepat. Kami mendorong keluarga yang memiliki anggota disabilitas untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka, baik fisik maupun mental, agar kualitas hidup mereka dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Radmin juga mengungkapkan rencana Puskesmas Dulupi untuk memperkuat program kesehatan inklusif, seperti memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatan terkait penanganan pasien disabilitas, meningkatkan aksesibilitas fasilitas kesehatan, serta memperluas program edukasi kesehatan yang melibatkan komunitas penyandang disabilitas.
“Mari kita jadikan momentum Hari Disabilitas Sedunia ini untuk saling mendukung, memberikan perhatian, dan memastikan bahwa tidak ada satu pun individu yang tertinggal dalam upaya kita menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tutupnya.(TID01)
