TERASINDO.ID (Boalemo) – Dalam rangka untuk melaksanakan ketentuan pasal 221 ayat 1 Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Penatausahaan Keuangan dan Perencanaan Keuangan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), yang digelar di Aula Hotel Putra Tunggal, Selasa (23/03).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Bupati Anas Jusuf, dan dihadiri oleh Faizan selaku Pemateri Analisi Laporan Keuangan Pusat dan daerah Kementrian Dalam Negeri, Rugaiah Pakeu selaku analisis keuangan pusat dan Daerah ahli muda Kementrian Dalam Negeri serta seluruh Kepala OPD den peserta Bimtek se-Kabupaten Boalemo,
Dalam laporannya, Yakop Jusuf Musa selaku Plt Kepala BKAD mengungkapkan bahwa, tujuan digelarnya Bimtek tersebut diperuntunkan untuk pengelolah keuangan yang ada dilingkungan pemerintahan Kabupaten Boalemo, sehingga Penatausahaan dan perencanaan keuangan daerah kedepan Bisa berjalan dengan baik.
“Kegiatan ini diperuntunkan bagi pengelola keuangan SOPD, dalam rangka penatausahaaan dan perencanaan keuangan daerah yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo, sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi aparatur yang ada di Kabupaten Boalemo,” ungkapnya.
Ia pun menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat mengetahui bagaimana cara mengoprasikan Penatausahaan dan Perencanaan Keuangan melalui aplikasi sistem informasi pemerintah daerah.
“Kegiatan ini juga bisa menambah pengetahuan dan wawasan bapak ibu sebagai peserta Bimtek, dalam hal pengoprasian Aplikasi SIPD Penatausahaan keuangan dan Perencanaannya,” tambahnya.
Dirinya pun berharap dengan digelarnya kegiatan ini bisa meningkatkan pelayanan dalam hal pengelolaan keuangan, serta menghasilkan penatausahaan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, mengingat betapa pentingnya materi yang akan dijelaskan pada kegiatan bimtek tersebut, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf mengimbau kepada masing-masing kepala OPD agar bisa mengawasi bawahanya agar tetap fokus dalam mengikuti kegiatan ini.
“Kepada seluruh kepala OPD agar kiranya bisa memonitor anggotanya, jika perlu masing-masing membuat laporan terkait kegiatan ini, agar bisa diketahui mana anggota yang serius dan mana yang tidak, ini juga sebagai fungsi kontrol untuk Kepala OPD,” Harapnya.(TID02)
![]()
