Musim Kemarau, Puskesmas Dulupi Ingatkan Warga Waspada ISPA


TERASINDO.ID (Dulupi) – Memasuki puncak musim kemarau, Puskesmas Dulupi mengimbau warga agar waspada terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Udara yang kering dan berdebu meningkatkan risiko penularan penyakit ini, terutama pada anak-anak dan lansia. ISPA dapat menyebar lewat uap air saat batuk atau bersin, kontak kulit seperti berjabat tangan, hingga melalui benda yang terpapar bakteri atau virus. Karena itu, masyarakat diminta lebih peduli terhadap kebersihan diri dan lingkungan.

Gejala ISPA yang sering muncul antara lain sakit kepala ringan, demam, batuk kering, hidung tersumbat atau pilek, tenggorokan nyeri, badan pegal, hingga bau mulut. Pada kondisi lebih berat, kulit bisa tampak kebiruan akibat kurangnya oksigen. Mikroorganisme pemicunya juga beragam yang bisa memicu bronkitis hingga pneumonia. Pencegahan bisa dilakukan dengan tetap di rumah saat merasa tidak sehat, rutin mencuci tangan, vaksinasi flu, dan menjaga jarak di tempat umum.

Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih efektif daripada pengobatan.

“Musim kemarau membuat saluran pernapasan lebih rentan karena udara kering memudahkan virus dan bakteri berkembang. Jika ada gejala seperti batuk kering atau demam ringan, segera periksa, jangan tunggu parah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap enteng ISPA karena bisa berkembang menjadi pneumonia.

Radmin menambahkan, pihaknya terus melakukan edukasi untuk menekan kasus ISPA.

“Kami minta orang tua memperhatikan anak-anak, terutama yang sering terpapar debu. Gunakan masker saat keluar rumah dan biasakan cuci tangan,” tutupnya.(TID01)