TERASINDO.ID (Boalemo) – Penjabat Bupati Boalemo, Sherman Moridu, membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati pada Selasa, (10/9).
Sherman Moridu menyampaikan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus menjaga keharmonisan dengan Kepala Desa. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Kepala Desa dan BPD akan mendorong terciptanya desa yang kreatif dan inovatif.
“Karena dua pimpinan di desa, yakni Kepala Desa dan BPD, menjadi penggerak pembangunan di desa. Kita sebagai Pemerintah Desa tidak boleh diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di desa,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keharmonisan antara Kepala Desa dan BPD akan mewujudkan pemerintahan desa yang efektif, efisien, aspiratif, transparan, dan akuntabel. “Akuntabilitas ini penting karena kita harus mempertanggungjawabkan setiap keputusan yang diambil di desa,” tambahnya.
Sherman juga berharap agar tidak ada perbedaan pendapat yang menghambat kemajuan desa. “Kami ingin pemerintahan di desa semakin baik, dan pelayanan publik semakin maksimal,” katanya.
Di akhir sambutannya, Sherman berharap seluruh BPD di Kabupaten Boalemo dapat mendukung program-program pemerintah. “Saat ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo tengah berupaya keras menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem. Alhamdulillah, angka stunting telah turun dari 29,9 persen menjadi 16 persen, sedangkan target nasional pada akhir Desember 2024 adalah 14 persen. Untuk kemiskinan ekstrem, telah turun dari 3,68 persen menjadi 2,15 persen, dan target nasional pada tahun 2024 adalah 0 persen,” tuturnya
