TERASINDO. ID (Boalemo) – Pemerintah melalui Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di Hotel Grand Amalia Tilamuta, Senin (6/2).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Hendriwan, yang dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Hardi Syam Mopangga, serta para pimpinan OPD.
Dalam sambutannya, Kepala Bapppeda Kabupaten Boalemo, Jun Dangkua mengatakan, dilaksanakannya forum konsultasi publik tersebut, nantinya akan menjadi pokok-pokok dalam rancangan awal RKPD untuk tahun 2024.
“Hasil pembahasan dari forum konsultasi publik ini , nanti akan menjadi pokok-pokok pada rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah pada tahun 2024,” terang Jun.
Lebih lanjut Kepala Bapppeda mengatakan untuk tahun 2024 nanti, Pemda Boalemo akan berfokus pada empat titik sasaran yakni, persoalan stunting, kemiskinan ekstrim, pengembangan Pelabuhan Tilamuta, serta produksi tanaman jagung.
“Yang menjadi sasaran kita di 2024 adalah penghapusan kemiskinan ektrim, penurunan angka stunting, pengembangan infrastruktur yakni pengembangan pelabuhan tilamuta karena ini merupakan salah satu prospek yang sangat penting di tahun mendatang, serta ada tanaman jagung yang menjadi unggulan kabupaten boalemo,” bebernya.
Sementara itu, Penjabat Bupati Boalemo Dr. Hendriwan dalam sambutannya mengatakan, tujuan diadakannya konsultasi publik tersebut, sebagai upaya untuk menyerap aspirasi serta harapan dari masyarakat, untuk pembangunan daerah ke depan
“Tujuan konsultasi publik adalah untuk menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat terhadap tujuan,sasaran dan program pembangunan daerah, terutama untuk menjawab permasalahan pembangunan dan isu strategis daerah yang terjadi saat ini,” jelasnya.
Masih menurut Penjabat Bupati Boalemo, senada dengan Kepala Bapppeda, dirinya mengatakan bahwa penurunan stunting serta kemiskinan ekstrim di Kabupaten Boalemo, harus menjadi fokus utama persoalan yang harus dituntaskan pada tahun 2024 mendatang.
“Kita harus fokus pada penurunan stunting, dan penghapusan kemiskinan ekstrim. ini yang akan menjadi skala prioritas di tahun 2024,” tegas Hendriwan.(TID01)
![]()
