TERASINDO.ID (Boalemo) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo, Heldy Vanni Alam, Bersama jajaran PKK Kabupaten Boalemo menyambut kunjungan perdana Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Fima Agustina, di Kantor Desa Piloliyanga, pada Selasa (19/12). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka pendistribusian susu dan telur, sekaligus menggelar pasar murah bagi keluarga stunting yang berada di Kecamatan Tilamuta.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Boalemo, Heldy Vanni Alam menyampaikan apresiasinya kepada PKK Provinsi Gorontalo, yang telah melakukan kunjungan di Kabupaten Boalemo, khususnya di Kecamatan Tilamuta.
“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat, menyampaikan penghargaan kepada ketua tim penggerak PKK Provinsi Gorontalo, yang hari ini kami beroleh kehormatan untuk dikunjungi dan diberi penguatan terkait pemberdayaan posyandu, dan peningkatan gizi dan pola asuh untuk keluarga yang stunting,” ungkapnya.
Menurut Heldy, dengan adanya kunjungan ini, selain memberikan pengetahuan baru kepada PKK Boalemo, juga sebagai komitmen Bersama guna penurunan angka stunting di Kabupaten Boalemo.
“Hari ini kita akan mendapatkan pengetahuan baru, ini semakin menguatkan kita untuk kedepannya bisa sama-sama berkomitmen dalam rangka mencegah dan menurunkan angka stunting, khususnya di Kabupaten Boalemo,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Fima Agustina mengaku senang karena bisa berbagi dengan para ibu-ibu yang memiliki anak stunting di Tilamuta.
“Saya Bersama seluruh tim PKK Provinsi Gorontalo sangat senang melihat semangat dari para ibu-ibu yang hadir di tempat ini. Hari ini kunjungan kami untuk mendistribusikan susu dan telur bagi anak-anak stunting yang ada di kecamatan tilamuta,” ujarnya.
Lebih lanjut Fima menjelaskan, tidak hanya pendistribusian susu dan telur, juga gelaran pasar murah bagi keluarga stunting, namun PKK Provinsi Gorontalo juga akan menghadirkan beberapa pemateri, seperti psikolog yang nantinya akan memberikan sosialisasi kepada para ibu-ibu di Desa Piloliyanga.
“Hari ini kami rangkaikan juga dengan pasar murah khusus untuk keluarga anak stunting. Pada kesempatan ini juga akan ada psikolog dari provinsi untuk membahas terkait efek psikologis yang akan membahas Tindakan kekerasan pada Perempuan dan anak,” tutupnya.(TID01)
