TERASINDO.ID (Boalemo) – Meski kurang dari satu tahun lagi Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf akan mengakhiri jabatannya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Boalemo, namun hal tersebut tak menyurutkan niatnya untuk terus membangun Kabupaten Boalemo yang kini berada dibawah kepemimpinannya.
Bertempat di Kantor Pusat Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages Jakarta Barat, Kamis (2/12) Plt. Bupati Boalemo Ir. H. Anas Jusuf, M.Si bersama K.P. Citropanuwun Al. Abdussalam azis selaku Ketua Umum Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages, menandatangani Naskah Perjanjian Hibah, dimana Kabupaten Boalemo mendapatkan bantuan berupa 5000 buah lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).
Plt. Bupati Anas Jusuf ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, Hibah Lampu yang merupakan program Presiden Joko Widodo yang bertajuk “Indonesia Terang” tersebut, akan dipasang secara bertahap di beberapa titik di Kabupaten Boalemo.
“Alhamdulillah boalemo mendapatkan hibah lampu secara bertahap sebanyak 5000 buah, berupa lampu PLTS diperuntukkan bagi seluruh masyarakat di kabupaten boalemo,” ungkap Anas Jusuf.
Plt. Bupati menambahkan, sebelum dimulainya pemasangan lampu tersebut akan diawali dengan survei yang akan dilakukan oleh teknisi Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages.
“Pelaksanaannya akan dilaksanakan tahun depan, namun sebelum pelaksanaan akan diawali dengan survey oleh para teknisi dari perusahaan ini, mulai dari pemasangan, pengelolaannya, termasuk bahan, tiang, semua itu berasal dari perusahaan ini,” terang Anas Jusuf.
Lebih lanjut atas pemberian hibah tersebut, Plt Bupati atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih atas hibah yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Boalemo.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada lembaga pengelola proyek ini yang memilih kabupaten boalemo menjadi salah satu kabupaten yang menjadi sasaran proyek ini, tentu ini akan bermanfaat bagi masyarakat. Rencananya ini akan kami pasang disepanjang jalan utama yang memang belum ada penerangan, tempat wisata, dan tempat umum,” tutupnya.(TID01)
![]()
